Main Article Content

Abstract

Pada makalah ini akan dilakukan evaluasi penerapan teknik predistorsi baik di sumber dan di relay pada sistem transmisi kooperatif dengan protokol amplify and forward (AF). Model predistorster dan penguat daya tinggi (HPA) di sumber adalah kaskade Wiener-Hammerstein, sedang model predistorter dan HPA di relay adalah inverse Rapp dan model Rapp. Penerapan teknik predistorsi tersebut diterapkan pada kondisi kanal tak simteris, model Ricean fading dan Rayleigh fading. Evaluasi terhadap kinerja teknik predistorsi ditunjukkan dengan nilai bit error rate (BER) di tujuan. Dari hasil simulasi dapat ditunjukkan bahwa penerapan teknik predistorsi di sumber dan di relay menghasilkan kinerja paling baik. Dan penerapan pada kanalĀ  tak simteris hasil simulasi menunjukkan bahwa kondisi kanal jalur relay-tujuan (R-D) dan sumber-tujuan (S-D) memiliki pengaruh besar terhadap sinyal yang diterima di tujuan, memberikan kinerja paling baik bila model kanal-kanal tersebut bersifat Ricean fading.

Article Details