Main Article Content

Abstract

Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning merupakan pelanggan PT. PLN, dengan daya terpasang 66.000 VA. Konsumsi energi listrik digunakan untuk menunjang kegiatan dosen, karyawan dan mahasiswa dalam menjalani perkuliahan maupun pelayanan kepada mahasiswa. Berdasarkan hasil pengukuran saat beban puncak pada fakultas Teknik sebesar 39.8 kW. Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning dalam hal ini harus mengeluarkan biaya ekstra untuk pembayaran tagihan konsumsi energi listrik kepada PT. PLN. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengurangi biaya yang diakibatkan konsumsi energi pada fakultas Teknik, penelitian ini menawarkan solusi dengan perancangan pembangkit listrik tenaga surya Rooftop on-grid system, dengan menganalisis aspek teknis dan ekonomi. Dari hasil perancangan sistem pembangkit listrik tenaga surya mengasilkan 47150.99 kWh setiap tahunya dengan kapasitas PLTS 39.6 kWp. Biaya invertase awal yang dikeluarkan sebesar Rp 701,275,608.00, dengan pemasukan pertahun sebesar Rp 71,859,217.71. Dengan nilai NPV bernilai positif yaitu sebesar Rp 184,302,726.36, dan Simple Payback (SP) selama 16.2 tahun selama umur proyek 25 tahun. Berdasarkan produksi energi listrik yang dihasilkan, Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning dapat menghemat biaya penggunaan sumber energi listrik PLN deng jumlah rata-rata Rp 42,435,889.45 /tahun atau Rp 3,536,324.12 /bulan.

Article Details