Main Article Content

Abstract

Rugi-rugi lintasan gelombang radio menjadi salah satu parameter penting untuk menjamin kelancaran komunikasi nirkabel. Saat ini, penggunaan komunikasi nirkabel untuk mendukung proses pembelajaran di ruang perkuliahan telah banyak diaplikasikan. Namun, rugi-rugi lintasan gelombang radio di ruang perkuliahan mengalami peningkatan jika gelombang radio berpropagasi dari luar gedung. Hal tersebut disebabkan gelombang radio mengalami rugi-rugi lintasan secara dua tahap, yaitu di luar gedung dan di dalam gedung. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan mengukur dan menganalisis pengaruh koridor di gedung kampus terhadap rugi-rugi lintasan gelombang radio di ruang perkuliahan. Sebuah antena pemancar di luar gedung kampus milik salah satu penyedia jasa layanan telekomunikasi digunakan pada penelitian ini. Selanjutnya metode drive test digunakan untuk mengukur rugi-rugi lintasan gelombang radio di ruang perkuliahan. Tiga model rugi-rugi lintasan yang kontemporer juga digunakan untuk memprediksi rugi-rugi lintasan gelombang radio. Ketiga model tersebut adalah Model Winner+, Model COST231, dan Model 3GPP. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa koridor di dalam gedung mampu menurunkan rugi-rugi lintasan gelombang radio. Selain itu, diketahui juga bahwa Model COST231 lebih akurat memprediksi rugi-rugi lintasan gelombang radio dari luar ke dalam gedung kampus daripada model rugi-rugi lintasan lain yang digunakan 

Article Details

Author Biographies

Panangian Mahadi Sihombing, Universitas Al-Azhar

Universitas Al-Azhar

Junaidi Pratama, Universitas Al-Azhar,

Teknik Elektro,

Dwiyanto, Politeknik Penerbangan Medan

Teknik Listrik Bandar Udara

Muhammad Amril Siregar, Politeknik Penerbangan Medan

Teknik Telekomunikasi dan Navigasi Udara

Sari Novalianda, Universitas Al-Azhar

Teknik Elektro