Deteksi Penyakit Katarak pada Citra Mata Manusia Menggunakan Metode ResNet-50
DOI:
https://doi.org/10.35143/elementer.v11i1.6632Abstrak
Katarak merupakan penyebab utama kebutaan yang membutuhkan diagnosis cepat dan akurat untuk mencegah penurunan kualitas penglihatan yang lebih parah. Namun, metode pemeriksaan konvensional seringkali memerlukan waktu lama dan keahlian khusus, sehingga sulit diakses secara luas. Seiring dengan perkembangan teknologi, pengolahan citra digital menawarkan solusi untuk mendeteksi katarak secara lebih efisien. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem identifikasi katarak berbasis image processing dengan menggunakan pendekatan deep learning melalui arsitektur ResNet-50 untuk pengenalan pola pada citra mata. Proses penelitian meliputi transformasi matriks citra dan kompresi file guna meningkatkan efisiensi pengolahan data. Dataset citra mata digunakan sebagai data pelatihan dan pengujian dalam proses klasifikasi menggunakan parameter orde satu dan 100 epoch. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu mengidentifikasi katarak dengan akurasi sebesar 95,7% dan waktu komputasi terbaik 1,888 detik, menggunakan 400 data pelatihan dan 381 data validasi. Simulasi perangkat lunak yang dihasilkan dapat menjadi alat bantu diagnosis awal katarak berbasis citra digital, yang diharapkan mampu mendukung tenaga medis dalam memberikan penanganan lebih cepat dan memperluas akses layanan kesehatan mata.Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Rifki Fajar Nugraha, Reni Rahmadewi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



