Jurnal Elementer //jurnal.pcr.ac.id/index.php/elementer <p>This journal published scientific paper that covers Electrical Engineering, Machine Engineering, and Mechatronics Engineering fields.</p> <p><img src="http://ijain.org/files/doaj.png" alt="" width="200"><a href="https://www.neliti.com/journals/jurnal-elementer"><img src="http://ejournal.umm.ac.id/public/site/images/kembara/Neliti_2.png" alt="" width="300"></a><a href="https://scholar.google.co.id/?rss" target="_blank" rel="noopener"><img src="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/a9/Google_Scholar_logo_2015.PNG/250px-Google_Scholar_logo_2015.PNG" alt="" width="200"></a></p> Politeknik Caltex Riau en-US Jurnal Elementer 2443-4167 <p>Authors who publish with this journal agree to the following terms:</p><p>a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.</p><p>b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.</p><p>c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.</p><p><a href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/" rel="license"><img src="https://i.creativecommons.org/l/by/4.0/88x31.png" alt="Creative Commons License" /></a><br /><span>This work is licensed under a </span><a href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/" rel="license">Creative Commons Attribution 4.0 International License</a><span>.</span></p> Pengembangan Robot Pemanjat Tiang Otomatis //jurnal.pcr.ac.id/index.php/elementer/article/view/https%3A%2F%2Fjurnal.pcr.ac.id%2Findex.php%2Felementer%2Farticle%2Fview%2F2421 <p>Robot merupakan salah satu alternatif terbaik untuk mengatasi berbagai permasalahan&nbsp; manusia, diantaranya adalah untuk menggantikan peran manusia dalam melakukan pekerjaan yang berbahaya. Dalam penelitian ini dikembangkan robot pemanjat tiang otomatis. Robot yang dikembangkan tidak hanya sekedar mampu memanjat tiang, namun juga mampu berjalan di lantai menggunakan roda. Robot ini memiliki dua buah roda penggerak dan satu buah roda bebas. Selain itu robot juga dilengkapi dengan fitur image processing dengan menggunakan sensor kamera sehinga robot dapat mendeteksi posisi tiang. Prinsip kerja robot adalah robot mendeteksi keberadaan tiang yang telah diberi tanda warna merah. Selanjutnya jika posisi tiang terdeteksi maka robot berjalan menuju ke arah tiang. Setelah robot sampai ke depan tiang maka gripper robot akan bekerja untuk melakukan fungsi memanjat. Robot ini memilki dua buah gripper yang berfungsi untuk mencekam tiang pada saat memanjat. Gripper akan digerakan oleh motor DC yang bergerak secara bergantian sehingga robot dapat memanjat. Dari hasil pengujian terhadap kecepatan rata-rata robot robot berjalan di lantai adalah 13,17 cm/s. Sedangkan kecepatan rata-rata robot memanjat tiang adalah 0,835 cm/s. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa secara umum robot mampu melakukan tugasnya dengan sangat baik.</p> hendriko hendriko Beril Linggar Sukses Roni Novison ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2019-07-09 2019-07-09 5 1 1 8 Prototype Robot Transformer (Laba-Laba Delapan Kaki menjadi Silinder) //jurnal.pcr.ac.id/index.php/elementer/article/view/2496 <p>Perkembangan teknologi dalam bidang robotika tumbuh semakin pesat hingga tahun 2017. Di Indonesia sendiri pembuatan robot dengan tujuan ekplorasi terus dikembangkan demi mencapai tujuan penelitian. Terbatasnya bentuk dan fungsi robot-robot berkaki yang sudah dibuat untuk melakukan eksplorasi ruang, maka penulis mengeluarkan ide untuk membuat sebuah bentuk robot yang dapat bergerak lebih maksimal untuk melakukan eksplorasi. Oleh karena itu dibuatlah robot laba-laba berkaki delapan yang dapat berubah bentuk menjadi silinder atau dapat disebut robot <em>transformer </em>dimana <em>prototype </em>robot tersebut dilengkapi fitur kamera <em>wireless</em> yang dapat terkoneksi dengan telepon seluler dengan penyangga kamera yang dapat mempertahankan posisi vertical kamera tersebut. Robot tersebut dibuat dengan ukuran panjang x lebar x tinggi adalah 55cm x 40cm x 35cm. Robot tersebut dapat bergerak pada mode laba - laba dengan kecepatan maksimum <em>±</em>3,51cm/s dan dapat menggelinding pada mode silinder dengan kecepatan maksimum <em>±</em>12,8 cm/s. Saat melakukan proses transformasi dari laba-laba ke silinder, robot tersebut memerlukan waktu <em>±</em>3,8s dan sebaliknya waktu yang diperlukan untuk transformasi dari silinder ke laba-laba <em>±</em>11,6s.</p> Roni - Novison ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2019-07-09 2019-07-09 5 1 9 20