Penentuan Jalur Optimal dari Optical Distribution Cabinet (ODC) ke Optical Distribution Point (ODP) dengan Metode Branch and Bound (Studi Kasus Perumahan Pondok Mutiara Pekanbaru)

  • Septian Dwi Yanto Politeknik Caltex Riau

Abstract

Abstrak Kebutuhan akan kapasitas dan bandwidth yang semakin tinggi pada jaringan akses PT Telkom dapat ditemui di daerah perkotaan atau metropolitan. Keterbatasan akan jaringan akses tembaga yang dinilai belum dapat menampung kapasitas bandwidth yang besar dengan kecepatan yang tinggi sehingga membuat operator ingin meningkatkan kualitas layanan dengan membuat infrastruktur jaringan yang baru yang berbasis serat optik sampai kerumah pelanggan atau yang dikenal dengan jaringan Fiber To The Home (FTTH). Metode Braanch and Bound sebagai penentuan jalur optimal sangat dibutuhkan dalam perancangan jaringan FTTH. Metode Branch and Bound menjadi solusi yang baik mengatasi permasalah dalam penentuan jalur optimal dama perancangan jaringan FTTH. Sehingga pada penelitian ini penulis ingin melakukan perancangan sebuah jaringan FTTH dengan Metode Branch and bound  sebagai penentuan jalur optimal di Perumahan Pondok Mutiara Pekanbaru. Pada penelitian ini dianalisa kinerja jaringan FTTH dari Titik lokasi ODC ke Perumahan Pondok Mutira Pekanbaru. Kemudian untuk menggambarkan rancangan jaringan dari hasil perhitungan yang dilakukan menggunakan aplikasi Optisystem. Hasil dari penelitian ini di dapat jalur optimal dari ODC-C-B-D-A, setelah dilakukan simulasi menggunakan optisystem maka didapat hasil pengukuran dari block terjauh dari ODC dimana hasil tersebut masih didalam standar standar PT. Telkom. Power yang didapat pada receiver yaitu sebesar -23.385 dBm dan BER sebesar 9.54097 x 10-11 Hasil yang didapat masih memenuhi standar yang dimiliki PT. Telkom yaitu 15-28 dBm dan dan BER yang lebih kecil dari 10-9.   Kata kunci : Fiber To The Home (FTTH), Branch and Bound, Optisystem, jarak optimal, Power, BER
Published
2020-09-10
Section
Artikel