Tempat Sampah Cerdas Berdasarkan Nilai Kapasitansi

Authors

  • Raffizal Adha Politeknik Caltex Riau

Abstract

Kebanyakan masyarakat tidak peduli dengan pemisahan sampah organik dengan anorganik, padahal pemisahan organik dan anorganik sangat penting untuk sistem daur ulang sampah. Pada penelitian ini dirancang sebuah alat untuk masalah pemilahan sampah. Pada rancangan alat menggunakan sistem kapasitansi untuk mengidentifikasi sampah organik atau anorganik. Sistem kapasitansi berfungsi sebagai sensor untuk pemilahan sampah berdasarkan jarak antar plat, bahan dielektrik sampah, serta luas alas plat yang digunakan. Perangkat-perangkat yang digunakan alat ini adalah 2 pelat, mikrokontroler, dan LED. Sampah yang akan masuk ke tempat sampah diidentifikasi nilai kapasitansi melalui 2 plat. 2 plat dan sampah tersebut menjadi sebuah kapasitor yang mempunyai nilai kapasitansi. Nilai kapasitansi yang didapat dideteksi dan disimpan ke Arduino. Arduino mengubah kapasitansi menjadi tegangan dan menggunakan metode charge/discharge untuk menentukan sampah tersebut kedalam kelompok organik atau anorganik berdasarkan nilai tegangan yang didapat. LED akan bekerja ketika nilai tegangan telah didapat dan LED mengarahkan sampah ke dalam kelompok sampah yang sesuai

Published

2021-03-12

Issue

Section

Artikel