Analisa Performansi Virtualisasi Data Center Pada Cloud Computing

Authors

  • Fitri Wahyuni Politeknik Caltex Riau
  • Rika Perdana Sari Politeknik Caltex Riau
  • Muhammad Arif Fadhly Ridha Politeknik Caltex Riau

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin maju berpengaruh terhadap perkembangan data. Data-data tersebut bergerak terlalu cepat dan memiliki ukuran yang besar. Untuk mendapatkan nilai dari data tersebut, harus ada alternatif untuk mengelola data yaitu dengan menggunakan data center. Dalam membangun data center dibutuhkan infrastruktur tempat dan sumber daya yang memadai. Permasalahan akan muncul saat terjadi kerusakan pada data center, baik pada perangkat keras, perangkat lunak maupun jaringan. Untuk menghindari hal tersebut data center dapat di maintenance secara berkala namun dengan biaya yang tidak murah dan proses yang tidak mudah. Sehingga untuk mengatasinya, dapat dibangun data center secara virtual dengan teknologi cloud computing. Pada cloud computing, komputer fisik digantikan dengan virtual machine. Data center yang dibangun memiliki 3 virtual machine (node) pada keempat teknologi virtualisasi, yaitu Linux-Vserver, KVM, OpenVZ dan Xen. Pada setiap teknologi virtualisasi diuji performansi sumber daya seperti CPU, memori dan network. Pengujian dilakukan dengan 2 cara, yaitu menggunakan jaringan public dan jaringan private. Hasil uji dan analisa yaitu server KVM menjadi server tertinggi dalam penggunaan sumber daya CPU dan memori namun memiliki kinerja data center yang stabil; server OpenVz dan Linux-Vserver menggunakan sumber daya yg sedikit dan performa yang cukup baik; server Xen menggunakan sumber daya yang paling rendah namun dengan tingkat kegagalan yang tinggi saat proses transfer.

Author Biographies

Fitri Wahyuni, Politeknik Caltex Riau

Teknik Informatika

Rika Perdana Sari, Politeknik Caltex Riau

Teknik Informatika

Muhammad Arif Fadhly Ridha, Politeknik Caltex Riau

Teknik Informatika

References

E. Dumbill, “What is big data?,” 2012. [Online]. Available: http://radar.oreilly.com/2012/01/what-is-big-data.html. [Accessed: 09-Jul-2012].

Betti Alisjahbana, Tren Data Center dan Managed Services. 2014.

A. Uluwiyah, “Virtualisasi Data Center Sebagai Salah Satu Alternatif Solusi Pencapaian Target E-Government Yang Efisien dan Efektif (Study kasus : Badan Pusat Statistik (BPS)),” 2012.

I. Sofana, Teori dan Praktik Cloud Computing (OpenNebula, VMware, dan Amazon AWS). Bandung: Informatika Bandung, 2012.

Linux-Vserver, “Linux-Vserver.” [Online]. Available: http://linux-vserver.org. [Accessed: 01-Dec-2014].

K. Kolyshkin, OpenVZ User’s Guide. 2005.

R. M. G. Shikha R. Thakur, Review on Xen Hypervisor, vol. 1, no. 5. 2014, pp. 54–59.

S. Lee, Introduction to KVM. 2011.

M. A. Rifqi, VMware vs Virtual Box. 2007, pp. 1–4.

Bochs, “Bochs.” .

User-Mode Linux, “User-Mode Linux.” .

I. P. A. E. Pratama, Smart City Beserta Cloud Computing dan Teknologi-Teknologi Pendukung Lainnya. Bandung: Informatika Bandung, 2014.

S. B. Srikanth Sundarrajan, Xen and Server Consolidation. 2006.

CentOS, “About CentOS.” [Online]. Available: http://www.centos.org/. [Accessed: 03-Dec-2014].

B. Pawlowski, S. Shepler, C. Beame, B. Callaghan, M. Eisler, D. Noveck, D. Robinson, and R. Thurlow, “The NFS Version 4 Protocol,” no. February, 2000.

D. Dewannanta, Perancangan Jaringan Komputer - Data Center. 2013, pp. 1–6.

Apache HTTP Sever Project, “Apache HTTP Server Project.” [Online]. Available: http://httpd.apache.org/ABOUT_APACHE.html. [Accessed: 04-Feb-2015].

Published

2015-05-13

Issue

Section

Artikel