Deteksi Gejala Penyakit Dengan Metode Segmentasi Warna HSV (Studi Kasus: Lingual)

  • Santi Candra Dewi Politeknik Caltex Riau
  • Ananda Ananda Politeknik Caltex Riau
  • Indah Lestari Politeknik Caltex Riau

Abstract

Lidah dapat menjadi salah satu acuan untuk menganalisa kesehatan seseorang. Salah satunya adalah dengan mengamati warna lidah. Selama ini, pengamatan warna lidah masih dilakukan manual oleh dokter. Pada penelitian ini dibangun sebuah aplikasi yang dapat mendeteksi gejala penyakit dengan inputan citra lidah pasien. Citra lidah ini akan diproses dengan menggunakan segmentasi warna dengan deteksi warna HSV. Hasil yang diperoleh dari perbandingan hasil pengamatan dokter dengan hasil aplikasi yang telah dibuat adalah aplikasi dapat mendeteksi gejala penyakit yang berwarna merah sebesar 62,5%, kuning 66,7%, ungu 66,7% dan putih 33,3%. Sementara itu, intensitas cahaya juga mempengaruhi keakuratan hasil pendeteksian karena pada proses segmentasi HSV, bagian warna yang gelap akan dihitamkan sehingga mendapatkan hasil rata – rata RGB berbeda dengan citra aslinya.

Author Biographies

Santi Candra Dewi, Politeknik Caltex Riau
Teknik Informatika
Ananda Ananda, Politeknik Caltex Riau
Teknik  Informatika
Indah Lestari, Politeknik Caltex Riau
Teknik Informatika

References

Castleman K.R. (1996). Digital Image Processing. Prentice Hall, New Jersey.

Giannakopoulos, T. (2008). Matlab color detection software. Department of Informatics and Telecommunications, University of Athens, Greece. Diambil dari http://www.di.uoa.gr/~tyiannak

Gunanto, S.G. (2009). Segmentasi warna bagian tubuh manusia pada citra 2D. SENTIA-Malang.

Karmilasari. (2011). Temu Kenali Citra Berbasis Konten Warna, proyek akhir pada Universitas Gunadarma, tidak dipublikasikan

Putra, Darma. (2010). Pengolahan Citra Digital. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Published
2013-12-16
Section
Artikel