Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Mata Menggunakan Metode Dempster-Shafer Berbasis Web

  • Sondang Sondang Politeknik Caltex Riau
  • Kartina Diah Kesuma Wardani Politeknik Caltex Riau
  • Meilany Dewi Politeknik Caltex Riau

Abstract

Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan merupakan salah satu cabang ilmu komputer yang berkonsentrasi pada pengautomatisasian agar mesin atau komputer dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik manusia. Banyak kasus yang bisa dijadikan penelitian dalam kecerdasan buatan, salah satunya penyakit mata. Proyek akhir ini dibangun suatu aplikasi diagnosis penyakit mata yang memungkinkan masyarakat melakukan diagnosis jenis penyakit mata dengan lebih efisien. Proyek akhir ini dibangun menggunakan metode dempster - shafer dengan bahasa pemrograman PHP dan MySQL sebagai penyimpanan basis pengetahuannya. Proyek akhir ini menampilkan fakta-fakta berupa gejala penyakit gejala yang dipilih oleh user untuk mendapatkan hasil diagnosis yang kemudian nilai densitas dari masing-masing gejala akan digunakan sebagai masukan. Proyek akhir ini memproses nilai dari tiap gejala menggunakan perhitungan dempster - shafer. Hasil dari proyek akhir ini adalah diagnosa berupa jenis penyakit dan persentase nilai kemungkinan terhadap penyakit. Proyek akhir ini layak untuk digunakan kepada pasien untuk mendiagnosa penyakit mata karena 90% hasil diagnosa sistem sesuai dengan analisa dokter.

Author Biographies

Sondang Sondang, Politeknik Caltex Riau
Teknik Informatika
Kartina Diah Kesuma Wardani, Politeknik Caltex Riau
Teknik Informatika
Meilany Dewi, Politeknik Caltex Riau
Teknik Informatika

References

Kusumadewi, Sri. (2003). Artificial Intelligence (Teknik dan Aplikasinya). Yogyakarta : Graha Ilmu

Ilyas, Sidarta. (2001). Penuntun Ilmu Penyakit Mata. Jakarta : Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Simarmata, Janner. (2006). Aplikasi Mobile Commerce menggunakan PHP dan MySQL. Yogyakarta : Andi.

Madcoms. (2008). PHP dan MySQL untuk Pemula. Yogyakarta: Andi Offset.

Published
2013-12-16
Section
Artikel