Peningkatan Kemandirian Siswa Berkebutuhan Khusus melalui Pelatihan Kompetensi Pengelasan

Authors

DOI:

https://doi.org/10.35143/jiter-pm.v4i2.6858

Keywords:

siswa berkebutuhan khusus, kemandirian, pelatihan pengelasan, sekolah luar biasa

Abstract

Siswa berkebutuhan khusus (SBK) menghadapi tantangan besar dalam mengakses Pendidikan keterampilan vokasional yang relevan dengan kebutuhan industri. Kurangnya fasilitas praktik dan kompetensi tenaga pengajar di Sekolah Luar Biasa (SLB) memperlebar kesenjangan kesiapan kerja lulusan SBK. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membangun kemandirian siswa SLB Sri Mujinab Pekanbaru melalui peningkatan kompetensi di bidang pengelasan. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, workshop teknikal bagi guru dan siswa, serta pelatihan praktik dasar pengelasan bagi guru dan siswa dengan pendekatan visual dan project-based learning. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap prosedur keselamatan kerja dan Teknik pengalasan dasar (running bead dan corner joint). Luaran konkret dari pengabdian ini dalam proyek produk fisik sederhana adalah berupa kursi kantin yang langsung dikerjakan oleh guru dan siswa. Kegiatan ini memberikan alternatif keterampilan baru bagi siswa SLB selain sektor pertanian, sehingga meningkatkan peluang mereka untuk bekerja atau berwirausaha secara mandiri di sektor industri manufaktur.

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles