Sistem Pembangkit Listrik Hybrid Wind Turbine Sebagai Sumber Energi Wireless Sensor Network (WSN)
DOI:
https://doi.org/10.35143/elementer.v9i2.6063Abstrak
Permasalahan pada sistem WSN adalah ketersediaan sumber daya saat sistem berada pada daerah terpencil dan tidak ada listrik dan mengganti baterai merupakan tugas yang rumit dan akan menambah biaya. Beberapa penelitian membahas berbagai sumber energi alternatif yang digunakan untuk sistem WSN. Untuk mengoptimalkan penggunaan energi alternatif dengan memanfaatkan sumber cahaya matahari dan angin. Salah satu energi altrnatif yang banyak digunakan adalah pemanenan berbasis energi angin, dan mengubah energi angin menjadi tenaga listrik. Pada penelitian ini, dirancang pembangkit listrik tenaga angin dengan menggunakan wind turbine horizontal digunakan untuk pemanenan energi angin sebagai sumber energi alternatif untuk sistem WSN dan diterapkan metode Covarage Awareness untuk Kota Pekanbaru. Metode ini, mempunyai kemampuan untuk mengukur penginderaan node dan membangun hubungan antara beberapa titik target dan node sensor. Daya yang dihasilkan oleh wind turbine untuk Kota Pekanbaru setiap harinya bervariasi tergantung dari kecepatan angin dan ketinggian gedung, tetapi pada penelitian ini daya yang dihasilkan sangat kecil karena kondisi angin yang kecepatannya rendah. Berdasarkan pengamatan hari minggu, 18 desember 2022 hingga selasa 27 desember 2022 kecepatan angin rata ratanya rendah , yaitu 2 hingga 2,5 m/s, kemudian pada hari rabu, 28 desember 2022 rata-rata kecepatan anginnya sedang yaitu 3,53 m/s, dan yang terakhir pada hari kamis 29 desember 2022 kecepatan anginnya menurun lagi yaitu 2,71 dengan kategori kecepatan anginnya rendah. Perbandingan antara daya yang diperoleh oleh angin dan daya yang didapat dari yang dihasilkan oleh wind turbine di Kota Pekanbaru adalah sebesar 361,11watt dan daya yang seharusnya didapat oleh wind turbine sebesar 214,13watt. Akan tetapi berdasarkan pengamatan, daya yang dihasilkan oleh wind turbine pada kecepatan angin 8,17 m/s sebesar 3 watt, dikarenakan pada kecepatan tersebut wind turbine berputar dengan waktu yang singkat sekitar hanya 3 menit. Oleh karena itu daya yang dihasilkan oleh wind turbine sangat kecil.Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 M Suhairi, Hidayatturrahman Hidayatturrahman

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



