COMPARISON OF 3D PRINTER AND WOOD CASTING PATTERN
DOI:
https://doi.org/10.35143/elementer.v6i2.3636Abstrak
Pola cor merupakan replika dari benda yang digunakan sebagai acuan dalam proses pengecoran. Pembuatan pola cor masih didominasi dengan proses konvensional menggunakan kayu. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perbandingan antara pola cor konvensional kayu dengan pola cor yang dibuat menggunakan 3D printer. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan pembuatan produk pola cor menggunakan metode konvensional dan 3D printer. Pembuatan pola konvensional menggunakan proses pengerjaan kayu sedangakan pola 3D printer menggunkan 3D printer sistem stereolithography (SLA). Produk pola cor konvensional dan 3D printer kemudian dibandingkan dari sisi kualitas geometri dan presisian ukuran. Hasil yang diperoleh adalah pola cor hasil pembuatan dengan 3D printer memiliki keunggulan dalam kepresisian ukuran yang lebih baik dibandingkan dengan pola konvensional. Sedangkan untuk kualitas geometri dan kekasaran permukaan kedua metode sama-sama memiliki hasil yang baik. hal ini membuka peluang untuk melakukan tinjauan lebih mendalam mengenai aplikasi 3D printer dalam sektor pengecoran logamUnduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2020 Hamid Abdillah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



