Analisis Semikonduktor zno:cu Terhadap Efisiensi Dye Sensitized Solar Cell Menggunakan Ekstrak Alami
DOI:
https://doi.org/10.35143/elementer.v7i2.5145Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efisiensi Sel Surya dengan adanya penambahan doping Tembaga (Cu) dengan menggunakan ekstrak kulit buah naga yang berperan sebagai dye atau sebagai adsorbsi cahaya. Penelitian ini tentu dilakukan dengan proses fisika dan kimia. Adapun metode yang digunakan yaitu Liquid Phase Depositon (LPD) untuk pembuatan bahan dasar, sehingga dihasilkan Semikonduktor ZnO doping Tembaga yang kemudian dideposisikan pada suatu kaca konduktif menggunakan metode doctor blade kemudian di rendam pada ekstrak kulit buah naga, selanjutnya dilakukan pengukuran tegangan dan arus listrik agar dapat diperoleh hasil efisiensi sel surya. penambahan doping tembaga pada penelitian ini dapat meningkatkan nilai efisiensi DSSC yang diukur dengan menggunakan cahaya matahari dan lampu, pada kondisi 0% efisiensi sebesar 0.27%, sementara pada kondisi doping 11% meningkat menjadi 0.67% demikian pula dengan pemberian cahaya lampuUnduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Sinta Marito Siagian

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



