Analisis Komparasi Mitigasi Komunikasi dalam Penanganan Bencana Tsunami
DOI:
https://doi.org/10.35143/elementer.v8i2.5775Abstrak
Mitigasi bencana tsunami dapat dilakukan dengan salah satunya mengidentifikasi bentuk komunikasi dan menyadari hal apa yang akan menjadi tantangan dan hambatan dalam mengatasi bencana dimasa mendatang. Dengan mengidentifikasi karakteristik utama yang dapat menyebabkan komunikasi ketika dalam keadaan darurat atau bencana menjadi tidak efektif atau sepenuhnya gagal, peneliti dan para praktisi di masa mendatang akan memiliki kerangka acuan dalam mengatasi permasalahan komunikasi dalam keadaan darurat. Salah satunya yaitu dengan membuat suatu sistem komunikasi. Kemudian membentuk sebuah alat media yang dioperasikan untuk menggabungkan berbagai campuran data spasial, asset visualisasi, dan perangkat seluler. Hal ini mencakup dimensi, interaksi, dan situasi yang mendasarinya. Selain alat media yang sudah ada salah satu cara untuk mendapatkan wawasan atau identifikasi dalam membangun ketahanan masyarakat adalah dengan meningkatkan ketahanan masyarakat itu sendiri dimana masyarakat telah menghindari dampak terburuk dari bencana alam melalui strategi kearifan lokalnya tersendiri yang dapat dengan mudah dikenali. Kata kunci: Tsunami, mitigasi, komunikasiUnduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Pramudhian Firdaus, Edi Rahmanto

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



