Rancang Bangun dan Pengaruh Susunan Pisau Setengah Helix pada Mesin Pencacah Limbah Sayur
DOI:
https://doi.org/10.35143/elementer.v9i1.5991Abstrak
Limbah sayur adalah sisa sayuran yang layu dan membusuk. Biasanya limbah sayur cenderung hanya menjadi sampah yang berujung di tempat pembuangan. Sampah-sampah tersebut masih mengandung kadar air yang tinggi dan memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai pakan ternak atau pupuk kompos. Namun terdapat kendala dalam pemanfaatannya, kendala utama dalam pemanfaatan limbah sayur yang akan dijadikan sebagai pakan ternak adalah ukuran limbah sayur yang masih cenderung terlalu besar sehingga tidak dapat dimanfaatkan langsung sebagai pakan ternak. Oleh karena itu, diperlukan teknologi yang dapat mempermudah proses pencacahan. Salah satu teknologi pencacah yang tepat untuk memanfaatkan limbah sayur adalah mesin pencacah limbah sayur. Mesin pencacah limbah sayur dirancang menggunakan poros horizontal dan digerakkan oleh motor listrik AC dengan daya 1 hp. Digunakan mekanisme pulley dan belt untuk mereduksi putaran dan mentransmisikan daya dari motor ke pisau pencacah. Pada mesin pencacah ini digunakan susunan pisau setengah helix dan susunan sejajar. Pada mesin ini dilakukan pengujian untuk mengetahui kelebihan pemilihan pola susunan pisau setengah helix dibandingkan dengan pola susunan pisau sejajar, serta untuk mengetahui kapasitas pencacahan yang dimiliki oleh mesin. Pada penelitian ini dilakukan percobaan menggunakan kecepatan putar 1800 rpm. Mesin pencacah dengan susunan pisau setengah helix memiliki kapasitas pencacahan sebesar 231,4 kg/jam, lebih besar dibandingkan dengan susunan pisau sejajar. Kata kunci: mesin pencacah, limbah sayur, pisau helixUnduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Nurcahya Nugraha, Tunggul Pramana

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



