Sistem Cerdas Pemantau Kesehatan Pasien Lanjut Usia Berbasis IoT (Hardware)
IoT-based Smart Health Monitoring System for the Elderly (Hardware)
DOI:
https://doi.org/10.35143/elementer.v9i1.5998Abstrak
Internet of Thing (IoT) merupakan terobosan teknologi informasi yang banyak diterapkandibidang keilmuan, salah satunya yaitu bidang ilmu kesehatan. Ada beberapa aspek teknologi IoT yang dapat dikembangkan pada ilmu kesehatan, salah satunya yaitu sistem cerdas pemantau kesehatan pasien lanjut usia. Sistem ini perlu dilakukan agar dokter bisa mengetahui kondisi pasien sehingga pasien tidak perlu lagi ke rumah sakit untuk melakukan pengecekan dan dapat dipantau dirumah. Oleh karena itu, diperlukan alat untuk mempermudah Pasien dan dokter dalam pemeriksaan 3 tanda vital yang berupa detak jantung, kadar oksigen dan suhu tubuh tersebut. Dimana tanda vital adalah ukuran statistik berbagai fisiologis yang digunakan untuk membantu menentukan status kesehatan seseorang, terutama pada pasien lansia (lanjut usia) yang secara medis tidak stabil atau memiliki faktor-faktor yang beresiko. Dengan Alat ini pasien dapat menunjukkan data tanda vitalnya ke pada dokter sehingga dapat mempermudah dokter dalam men-diagnosa penyakit pasien dan dapat melakukan tindakan kepada pasien tersebut. Perancangan alat ini dibuat menggunakan sensor MAX30100 yang berfungsi untuk mendeteksi detak jantung dan kadar oksigen. Kemudian sensor MLX90614 yang berfungsi untuk mendeteksi suhu tubuh. Sensor tersebut diproses oleh mikrokontroller (ESP32 ) untuk dikirim kedatabase mysql. Nilai presentase tingkat keakurasian pengujian detak jantung adalah sebesar 96,15%, Nilai presentase tingkat keakurasian pengujian kadar oksigen adalah sebesar 97,4% , dan nilai presentase tingkat keakurasian pengujian suhu tubuh adalah sebesar 98,3%. Kata kunci: IoT, Kesehatan, Tanda Vital, Lansia, ESP32Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Amelia Cahyana, Mohammad Yanuar Hariyawan, Wira Indani, Suci Ramadona

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



