Rancang Bangun Alat Pendeteksi Kualitas Udara Portable berbasis Internet of Things (IoT)
DOI:
https://doi.org/10.35143/elementer.v9i2.6170Abstrak
Pada kehidupan sehari-hari udara yang berada di atmosfir memiliki berbagai macam bentuk seperti gas, partikel udara dan sebagainya. Salah satunya yang sering dihirup oleh manusia adalah oksigen. Akan tetapi dari berbagai macam partikel udara bisa dapat memberikan dampak buruk bagi Kesehatan yaitu infeksi saluran pernafasan apabila menghirup atau terpapar dengan jangka waktu diambang batas wajar yang telah ditentukan. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan sebuah alat untuk mengetahui tingkat kualitas udara dan statusnya serta titik lokasi yang berada tersebut berukuran kompak dan mudah untuk dibawa. Sistem yang bangun memiliki parameter pendeteksian pencemaran udara diantaranya partikulat metter, gas karbon monoksida dan nitrogen dioksida. Pada alat terdapat sistem yang dilengkapi oleh teknologi yaitu monitoring dengan terhubung cloud server secara real time. Dimana, data-data ini memperlihatkan nilai yang sudah diolah menjadi Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) serta data bisa dapat dibaca kembali tidak perlu khawatir. Pada permukaan alat tersebut menampilkan status kualias udara parameter karbon monoksida, untuk data parameter lainnya dapat dilihat pada database cloud server. Fitur tambahan yang terdapat pada sistem ini yaitu dapat mengetahui lokasi alat yang telah dipasang dan nilai presentase kapasitas baterai yang tersedia. Setelah dilakukan pengujian pada alat, diperoleh nilai galat pada pembacaan sensor untuk masing-masing gas CO, NO2, PM2.5, suhu, kelembaban, tekanan adalah sebesar 2,26 %, 11,318 %, 4,567%, 4,138 %, 17,17 %, 0,036 %. Kata kunci— CO, IoT, ISPU, Kualitas udara, NO2, PM2.5, Sensor.Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Afit Miranto

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



