Desain Alat Penggerak Fuse Carrier pada Fuse Cut Out untuk Jaringan Tegangan Menengah
DOI:
https://doi.org/10.35143/elementer.v10i1.6241Abstrak
Fuse Cut Out (FCO) merupakan alat pemisah pada jaringan tegangan menengah, pelepasan FCO dilakukan dengan memisahkan kontak atas dengan fuse carrier. Cara pelepasan fuse carrier pada umumnya masih menggunakan metode manual dengan peralatan khusus yaitu tongkat stick. Pada penelitian ini pelepasan fuse carrier dilakukan dengan proses mekanik yang telah dirancang dengan perintah dari remot kontrol dan untuk pengujian alat ini dilakukan pada tegangan 223 Volt AC. Rancangan remot kontrol mampu memberikan sinyal perintah dengan jarak maksimum 19 m pada kondisi realtime. Kontruksi mekanik disesuaikan dengan standar clearance distance pada jaringan tegangan menengah dan diperoleh hasil pembuatan mekanik terhadap kontak atas dengan jarak lepas fuse carrier sebesar 0,27 m serta kontak atas dengan aktuator pneumatik sebesar 0,20 m, rancangan sistem aktuator pneumatik menggunakan sistem udara dengan tekanan antara 4 hingga 7 bar. Konstruksi alat penggerak fuse carrier dalam penelitian ini digunakan pada pelepasan FCO sehingga pelepasan FCO tidak lagi tergantung dengan menggunakan tongkat stick.Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Ade Candra Bahtiar Bahtiar

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



