mitigasi penuruan tegangan dengan liquid untuk starter motor pada sistem PT Solusi Bangun Indonesia TQ 1
DOI:
https://doi.org/10.35143/elementer.v10i1.6295Abstrak
Stabilitas tegangan merupakan salah satu perhatian utama dalam sistem tenaga listrik. Salah satunya terkait masalah penurunan profil tegangan. Penyebab terjadinya gangguan kestabilan tegangan pada sistem tenaga listrik adalah peristiwa start motor. Cara start motor saat ini yang sering digunakan adalah dengan menggunakan soft starter VFD. Ada cara lain untuk mengatasi masalah kendur tegangan pada saat start motor yaitu dengan teknik starter cair yang masih jarang digunakan. Hasil simulasi yang didapat menunjukkan bahwa dengan menggunakan liquid starter terjadi sedikit penurunan profil tegangan, arus starting rendah, soft start, dampaknya kecil pada jaringan. Hal ini terbukti pada penerapan liquid starter menggunakan software etap dan plotting Matlab. Nilai profil tegangan terkecil sebesar 90,35% dan arus pengasutan 6 kali lebih rendah dibandingkan metode direct online. Dari penerapannya, metode starter cair terbukti jauh lebih efektif mengatasi sag tegangan dan arus tinggi pada saat motor distarter.Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Rahmat Febrianto Wijanarko

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



