Ketahanan Energi di Daerah Terpencil: Studi Tekno-Ekonomi Sistem Tenaga Surya Off-Grid pada Kondisi Iklim Mikro Dataran Tinggi
DOI:
https://doi.org/10.35143/elementer.v11i2.6806Abstrak
Di daerah-daerah miskin, perbatasan, dan terpencil di Indonesia, akses listrik masih terhambat oleh kurangnya infrastruktur jaringan dan tingginya biaya transportasi untuk pasokan bahan bakar fosil. Kelayakan tekno-ekonomi sistem tenaga surya off-grid tanpa generator set di sekitar Kabupaten Nduga dikaji dalam makalah ini. Perangkat lunak HOMER Pro digunakan untuk pemodelan. Potensi radiasi matahari lokal, profil konsumsi listrik harian, karakteristik baterai, dan estimasi biaya perawatan dan investasi merupakan beberapa data masukan. Penelitian ini berfokus pada metrik keandalan seperti Loss of Load Probability (LOLP) dan indikator seperti Levelized Cost of Energy (LCOE), Net Present Cost (NPC), dan Internal Rate of Return (IRR) untuk mengidentifikasi konfigurasi SPP baterai terbaik. Berdasarkan studi simulasi, sistem surya dengan penyimpanan energi berbasis baterai kompetitif secara ekonomi selama masa proyek dan dapat memasok listrik yang andal bagi penduduk off-grid. Namun, desain ini memerlukan pengeluaran awal yang substansial karena tantangan logistik dan topografi. Menggunakan pembangkit listrik tenaga surya di luar jaringan tanpa generator merupakan cara yang menjanjikan untuk meningkatkan elektrifikasi, meningkatkan keamanan energi, dan mengurangi ketergantungan pada rantai pasokan bahan bakar, menurut penelitian tersebut.Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Misbahul Munir, Moch. Septian Dwi Rohmat Ari Wibowo, Moh. Anton Rahmawijaya, Muhammad Alfarid Zidan, Noval Isa Mahendra (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



