English

Penulis

  • Lalu Aan Sasaka Akbar BRIN ##default.groups.name.author##
  • Bahasa indonesia bahasa indonesia ##default.groups.name.author##
  • Bahasa indonesia bahasa indonesia ##default.groups.name.author##

DOI:

https://doi.org/10.35143/elementer.v12i1.6925

Abstrak

Emisi elektromagnetik pada avionik UAV menjadi isu penting karena subsistem daya, kendali penerbangan, navigasi, dan komunikasi diintegrasikan dalam kompartemen yang sempit dengan rangkaian kabel yang padat. Kondisi ini meningkatkan peluang terjadinya electromagnetic interference (EMI) internal yang dapat menurunkan sensitivitas penerima, memicu gangguan internal, dan mengganggu keandalan operasional. Artikel ini meninjau metodologi pengukuran emisi elektromagnetik pada sistem avionik UAV dengan menelaah pendekatan radiasi dan konduksi, fasilitas uji, parameter utama, serta standar yang paling sering digunakan. Hasil sintesis menunjukkan bahwa konfigurasi kabel, grounding-bonding, shielding-filtering, serta jarak dan polarisasi pengujian sangat memengaruhi hasil lulus atau gagal. Tinjauan ini merekomendasikan alur pengujian bertahap berupa simulasi, pre-compliance testing, uji konduktif dan radiatif, serta validasi mitigasi level sistem sesuai RTCA DO-160, MIL-STD-461/464, dan IEC 61000-4-3.

Diterbitkan

2026-05-31

Cara Mengutip

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama