Pengaruh Sikap, Norma Subyektif, Persepsi Kontrol Perilaku dan Etika terhadap Whistleblowing Intention dan Perilaku Whistleblowing (Studi Empiris di BPKP Perwakilan Riau dan Sumatera Barat)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti faktor yang menggunakan Theory of Planned Behavior/ TPB yaitu sikap, norma subjektif dan persepsi kontrol atas perilaku dengan tambahan variabel etika, untuk menjelaskan minat melakukan whistleblowing dan perilaku whistleblowing auditor. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner yang disampaikan kepada 120 auditor yang bekerja pada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Riau dan Sumatera Barat. Dari kuesioner yang disebarkan, sebanyak 89 kuesioner (74.12%) diisi lengkap dan dapat diolah. Data yang dikumpulkan, dianalisis dengan menggunakan Warp Partial Least Square (WarpPLS). Hasil penelitian menghasilkan kesimpulan: Pertama, sikap berpengaruh terhadap whistleblowing intention. Kedua, norma subyektif berpengaruh terhadap whistleblowing intention. Ketiga, persepsi kontrol atas perilaku tidak berpengaruh terhadap whistleblowing intention. Keempat, etika tidak berpengaruh terhadap whistleblowing intention. Kelima, whistleblowing intention berpengaruh terhadap perilaku whistleblowing. Keenam, persepsi kontrol atas perilaku berpengaruh langsung terhadap perilaku whistleblowing.Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
-
Authors hold the copyright in any process, procedure, or article described in the work and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
-
Authors retain publishing rights to re-use all or portion of the work in different work but can not granting third-party requests for reprinting and republishing the work.
-
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.