Analisis Predeksi Kebangkrutan dengan Menggunakan Metode Altman Z-Score
DOI:
https://doi.org/10.35143/jakb.v13i1.3438Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prediksi kebangkrutan dengan menggunakan metode Altman Z‑Score Modifikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui dokumentasi berupa laporan keuangan lima perusahaan yang bergerak di Sector Trade, Service, and Investment pada Subsector Wholesale Durable & Non-Durable Goods yang terdaftar di BEI periode 2014-2018. Teknik analisis data dengan menggunakan metode Altman Z-Score modifikasi. Hasil penelitian yang telah dilakukan pada lima perusahaan diperoleh hasil sebagai berikut: Pertama, perusahaan yang berada dalam kondisi aman atau yang memperoleh nilai Z-score lebih dari 2,60 adalah PT Leo Investments Tbk periode 2014-2016. Kedua, perusahaan yang berada dalam kondisi abu-abu atau yang memperoleh nilai Z-score diantara 1,1>Z<2,60 adalah PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk periode 2018, PT Modern Internasional Tbk periode 2014 dan PT Leo Investments Tbk periode 2017. Ketiga, perusahaan yang berada dalam kondisi bangkrut atau yang memperoleh nilai Z-score kurang dari 1,1 adalah PT Exsploitasi Energi Indonesia Tbk periode 2014-2018, PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk periode 2014-2017, PT Intraco Penta Tbk periode 2014-2018, dan PT Modern Internasional Tbk periode 2015-2018.Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
-
Authors hold the copyright in any process, procedure, or article described in the work and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
-
Authors retain publishing rights to re-use all or portion of the work in different work but can not granting third-party requests for reprinting and republishing the work.
-
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.