Analisis Penerapan SAK ETAP pada Penyajian Laporan Keuangan PT. XYZ
DOI:
https://doi.org/10.35143/jakb.v13i1.3601Abstract
TPenelitian ini bertujuan untuk membantu PT. XYZ dalam penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan Standar Keuangan Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian diambil dari data keuangan PT. XYZ periode 2018. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif komparatif. Metode pengerjaan laporan keuangan pada PT. XYZ dimulai dengan menyusun 5 laporan keuangan sesuai dengan siklus akuntansi, melakukan perbandingan laporan keuangan PT. XYZ dengan laporan keuangan berdasarkan SAK ETAP dengan menggunakan tabel perbandingan, menganalisa penyebab kesesuaian dan ketidaksesuaian, melakukan rekap dari tabel perbandingan dan menganalisa laporan keuangan berdasarkan SAK ETAP, di laporan Analisa ini PT. XYZ dapat mengetahui kesesuaian dan ketidaksesuai laporan yang disajikan perusahaan selama ini dimana hasil dari penelitian ini menunjukan kesesuaian pencatatan neraca sebanyak 7 dan ketidak sesuai sebanyak 7. Sedangkan kesesuaian dilaporan laba rugi sebesar 3 dan ketidaksesuain 5 yang disebabkan kesalahan dalam pengakuan pendapatan dan biaya dan selama ini perusahaan belum menyajikan laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan, dari hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa kesesuaian laporan PT. XYZ terhadap SAK ETAP masih 35%.Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
-
Authors hold the copyright in any process, procedure, or article described in the work and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
-
Authors retain publishing rights to re-use all or portion of the work in different work but can not granting third-party requests for reprinting and republishing the work.
-
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.