Penggunaan Model Springate Untuk Mendeteksi Penurunan Kinerja Keuangan (Financial Distress) Sektor Pertambangan di Bursa Efek Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.35143/jakb.v13i1.3607Abstract
Sektor pertambangan merupakan sektor vital yang dimiliki oleh Indonesia. Hasil tambang seperti semen, intan, emas dan lain lain tersebar di seluruh penjuru bumi nusantara. Namun kondisi sektor pertambangan beberapa tahun terakhir mengalami penurunan. Beberapa perusahaan tambang mengalami penurunan laba yang cukup signifikan, bahkan tidak sedikit juga perusahaan yang mengalami kerugian. Kondisi tersebut memberikan sinyal bahwa terjadinya penurunan kinerja keuangan atau financial distress. Resiko financial distress bagi perusahaan dapat diukur melalui laporan keuangan, dengan cara melakukan analisis terhadap laporan keuangan yang diterbitkan oleh perusahaan. Analisis laporan keuangan dapat meliputi perhitungan dan intepretasi rasio keuangan yang dapat mengindikasikan financial distress sebuah perusahaan. Model yang digunakan dalam mendeteksi financial disttress adalah Model Springate, yang diukur melalui laporan keuangan yang diterbitkan Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2018. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Sampel yang digunakan adalah 15 perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hal penelitian ini menunjukkan bahwa dari seluruh total sampel yang ada, 97.3% perusahaan mengalami kondisi penurunan kinerja (financial distress).Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
-
Authors hold the copyright in any process, procedure, or article described in the work and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
-
Authors retain publishing rights to re-use all or portion of the work in different work but can not granting third-party requests for reprinting and republishing the work.
-
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.