Tingkat Kesehatan Bank Perkreditan Rakyat Syariah

Authors

  • Desi Handayani Politeknik Negeri Padang
  • Rangga Putra Ananto Politeknik Negeri Padang
  • Ferdawati Ferdawati Politeknik Negeri Padang

Abstract

Tingkat kesehatan bank adalah sesuatu yang sangat penting untuk diperhatikan. Adanya pandemic Covid-19 juga berdampak terhadap kinerja BPRS Al-Makmur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mengetahui tingkat kesehatan BPRS Al-Makmur dihitung dengan menggunakan rasio Non Performing Financing (NPF), Finance to Deposit Ratio (FDR), Return on Asstes (ROA) dan Capital Adequacy Ratio (CAR), Net Operating Margin (NOM), Biaya Operasional dan Pendapatan Operasional (BOPO). Hasil dari penelitian ini BPRS Al-Makmur dihitung dengan rasio Non Performing Financing (NPF) berada dalam kondisi atau tingkat kesehatan yang sehat pada triwulan 1 dan triwulan 2 tahun 2020. dihitung dengan menggunakan Kredit terhadap Dana Diterima (FDR) berada dalam tingkat kesehatan yang sangat sehat pada triwulan 1 dan triwulan 2. Dihitung dengan menggunakan Return on Assets (ROA)  pada triwulan 1 berada pada tingkat kesehatan yang kurang sehat dan triwulan 2 berada da;am tingkat kesehatan yang cukup sehat. Dihitung dengan menggunakan Capital Adequacy Ratio (CAR) berada dalam tingkat kesehatan yang sangat sehat pada triwulan 1 dan triwulan 2 tahun 2020. Dihitung dengan menggunakan Net Operating Margin (NOM) pada triwulan 1 berada pada tingkat kesehatan yang tidak sehat dan triwulan 2 berada pada tingkat kesehatan yang kurang sehat. Dihitung dengan menggunakan biaya operasional dan pendapatan operasional (BOPO) pada triwulan 1 berada pada tingkat kesehatan yang sehat danpada triwulan 2 berada pada tingkat kesehatan sangat sehat. Kata kunci: NPF, FDR, ROA, CAR, NOM, BOPO

Downloads

Published

2020-11-30