Dampak COVID-19 terhadap Tabungan dan Investasi
DOI:
https://doi.org/10.35143/jakb.v14i2.4765Abstract
Krisis merupakan fase dari hidup yang tidak bisa dihindari tetapi harus dihadapi. Banyak masyarakat beranggapan krisis adalah bencana yang menekan kehidupan. Salah satu krisis yang terjadi saat ini adalah wabah COVID-19. COVID-19 memberikan pelajaran bahwa pentingnya perencanaan keuangan seperti tabungan dan investasi untuk mempersiapkan kondisi sulit yang mungkin akan terjadi di masa depan. Penelitian ini merupakan studi literasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan tujuan untuk menggambarkan bagaimana kondisi tabungan dan investasi pada masa pandemi. Terjadi peningkatan jumlah tabungan masyarakat di berbagai negara. COVID-19 menyebabkan pertumbuhan ekonomi melamban dan tingkat pengangguran meningkat. Masyarakat memilih mengurangi konsumsi dan lebih berhati - hati dalam menggunakan uang yang dimilikinya. Dari sisi investasi, terjadi pergeseran preferensi minat investasi masyarakat di berbagai negara. Masyarakat lebih condong memilih investasi pada instrumen keuangan yang lebih aman, dengan tingkat pengembalian yang moderat dan minim risiko. Sehingga masyarakat berubah menjadi risk avoider karena tidak berani mengambil risiko bahkan cenderung menghindarinya akibat dari keraguan masyarakat terhadap ketidakpastian ekonomi.Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Ilham Ramadhan Ersyafdi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
-
Authors hold the copyright in any process, procedure, or article described in the work and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
-
Authors retain publishing rights to re-use all or portion of the work in different work but can not granting third-party requests for reprinting and republishing the work.
-
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.