Peranan Technology Acceptance Models dalam Minat Penggunaan Financial Technology pada UMKM
DOI:
https://doi.org/10.35143/jakb.v16i2.6184Abstract
Akhir-akhir ini terdapat sumber permodalan alternatif berbasis inovasi yang disebut FinTech, beberapa UMKM sudah mulai melibatkan FinTech sebagai sumber modal pilihan, namun ada juga beberapa UMKM lain yang memutuskan untuk tidak memanfaatkan FinTech karena adanya bahaya seperti privasi informasi, serangan peretas dan representasi yang salah. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji Peranan Technology Acceptance Models yang mencakup Pengaruh Kepercayaan, Persepsi Manfaat, Persepsi Kemudahan dan Norma Subjektif dalam minat penggunaan Financial Technology pada UMKM di Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan. Populasi penelitian ini adalah UMKM yang ada di Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan. Sampel ini diambil memakai teknik Simple Random Sampling tepatnya memakai rumus slovin yang mendapat 148 sampel. Data penelitian ini dianalisis memakai analisis regresi linier berganda didukung oleh SPSS. Hasil penelitian ini secara parsial dengan uji t maupun simultan dengan uji F yaitu variabel kepercayaan, persepsi manfaat, persepsi kemudahan penggunaan dan norma subjektif mempengaruhi minat penggunaan Financial Technology pada UMKM secara signifikan. Kata kunci: TAM, Financial Technology, UMKM.Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Nia Tresnawaty, Indira Shinta Dewi, Christina SE., M.Si

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
-
Authors hold the copyright in any process, procedure, or article described in the work and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
-
Authors retain publishing rights to re-use all or portion of the work in different work but can not granting third-party requests for reprinting and republishing the work.
-
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.