Main Article Content

Abstract

Pemanfaatan energi yang ada disekitar untuk menyuplai perangkat elektronik berdaya rendah semakin banyak dikembangkan, tidak terkecuali pemanfaatan energi RF yang banyak dihasilkan oleh perangkat telekomunikasi. Banyak penelitian memanfaatkan energi RF yang dihasilkan oleh perangkat Wi-Fi sebagai salah satu sumber energi alternatif. Akan tetapi pengaruh pemanfaatan energi RF yang bersumber dari Wi-Fi tidak banyak yang mengulas. Pada penelitian ini dibahas pengaruh penggunaan node harvester yang memanfaatkan energi RF yang dihasilkan oleh perangkat Wi-Fi terhadap kinerja  jaringan Wi-Fi tersebut. Pada penelitian ini dilihat pengaruh jarak 4 node harvester terhadap kinerja jaringan  Wi-Fi yang terdiri dari 1 mikrotik routerboard, 4 laptop. Parameter yang diujikan dimulai dari tegangan pada harvester, nilai throughput, delay, packet loss dan power density. Dari hasil penelitian kapasitor 470 µF menghasilkan tegangan terbesar dengan nilai ±0.4V. Nilai tegangan pada harvester akan semakin tinggi ketika didekatkan dengan Wi-Fi dan bernilai 0 di jarak ±15 m dari Wi-Fi. Hasil pengujian memperlihatkan nilai throughput yang terus menurun seiring penambahan jarak  harvester ke Wi-Fi penurunan disebabkan oleh best effort pada jaringan. Sedangkan nilai delay yang didapatkan tidak murni terpengaruh oleh penggunaan harvester dan nilai packet loss didapat 0 % . Power density mengalami penurunan nilai daya ketika harvester semakin dekat jaraknya dengan Wi-Fi dan selisih nilai daya ±2 dBm disetiap perpindahan jarak yang ditetapkan.

Article Details