Analisis Sifat Dasar Sampah Anorganik (Plastik) Untuk Daur Ulang Menjadi Bahan Baku
DOI:
https://doi.org/10.35143/elementer.v9i1.5780Abstrak
Limbah sampah saat ini menjadi permasalah global, baik di tingkat dunia internasional, nasional dan lokal kota Pekanbaru. Potensi sampah yang dihasilkan kota tercinta ini lebih dari 500 ton/harinya, 14% diantaranya sampah plastik. Meskipun memiliki jumlah yang lebih sedikit dari dari sampah organik, namun masalah terbesar yang timbulkan adalah karena sifatnya yang sulit membusuk akibat sulit diurai oleh mikro organisme yang ada di tanah, sehingga dapat bertahan dalam waktu yang lama (10 – 500 tahun). Para peneliti telah melakukan berbagai upaya terbaik untuk mengurangi limbah plastik yang ada. Diantaranya dengan menggunakan konsep 3R, sehingga dapat menjadi sesuatu yg bermanfaat. Ada juga yang mengubahnya menjadi bahan bangunan, seperti paving blok dan batu bata. Hanya saja produk yang dihasilkan masih menampilkan warna yang kusam (gelap), sehingga menjadi kurang menarik. Penelitian ini telah menggagas mekanisme atau cara melelehkan plastik agar dapat menjadi bahan baku produk baru dengan tetap menampilkan warna dasarnya.Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Hamzah Eteruddin

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



