Rancang Bangun dan Alat Bantu Pengepres Kulit Untuk Alat Musik Khas Riau (Kompang)
DOI:
https://doi.org/10.35143/elementer.v9i2.5929Abstrak
Salah satu alat musik tradisional berasal dari Provinsi Riau yang terbuat dari kayu dan kulit adalah kompang. Proses pembuatan kompang masih dilakukan secara konvensional sehingga waktu yang dibutuhkan dalam proses pembuatan kompang semakin lama. Oleh sebab itu dirancanglah sebuah alat bantu pengepres kulit kompang dengan menggunakan metode penarik menggunakan pengait berjumlah 12 buah. Pada proses penarikan menggunakan tekanan yang dihasilkan dari dongkrak hydrolik yang bermuatan 5 Ton. Setelah melakukan beberapa pengujian perbandingan antara kompang yang diproduksi oleh UMKM dan diproduksi dengan alat bantu pengepres kulit kompang ini didapat data seperti waktu pengerjaan dan intensitas suara pada kompang. Proses pembuatan kompang secara konvensional didapat data waktu pengerjaan selama 141,8 menit sedangkan menggunakan alat bantu pres kulit adalah 28,4 menit. Selisih waktu pada proses pembuatan secara konvensional dengan proses pembuatan menggunakan alat bantu pengepres kulit kompang adalah 113,4 menit lebih cepat. Data berikutnya didapat bahwa rata-rata intensitas suara pada kompang yang diproduksi secara konvensional (UMKM) adalah 93.9 dB. Pada intensitas suara kompang yang diproduksi dengan alat bantu pengepres kulit kompang adalah 105.8 dB. Bisa disimpulkan intensitas suara yang didapat pada kompang yang diproduksi dengan alat bantu pengepres kulit kompang ini lebih tinggi dibandingkan dengan kompang yang diprosuksi dengan metode konvensional. Kata kunci: Kompang, UMKM, Alat bantu presUnduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Roni Novison, Amnur Akhyan, Agus Wijianto

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



