Mesin Pencetak Pilus Menggunakan Screw Pendorong
DOI:
https://doi.org/10.35143/elementer.v9i2.6102Abstrak
Pilus adalah sejenis makanan yang digoreng kering dan berbentuk bulat silinder dengan panjang potongan yang beraneka ragam. Bahan dasar untuk membuat pilus yaitu tepung terigu, telur, garam, dan air. Pada umumnya, produksi pilus masih dilakukan secara manual membutuhkan tenaga manusia untuk membentuk dan memotong pilus. Karena itu, mesin pilus ini dibuat untuk mempermudah dan mempercepat manusia dalam proses mencetak pilus. Mesin pilus menggunakan motor AC 1 fasa sebagai tenaga penggerak utama screw dan motor DC digunakan untuk menggerak pisau pemotong. ATMega8535 berfungsi sebagai mikrokontroller untuk mengendalikan kecepatan dan durasi hidup motor. Screw pendorong adonan dibuat khusus sehingga dapat mendorong adonan keluar pada dua sisi yang berbeda. Mesin pilus memiliki kapasitas untuk memproduksi pilus rata-rata sebanyak 6kg/jam. Dengan arus rata – rata yang dibutuhkan motor ac adalah sebesar 6,11 A. Rata-rata persentase hasil berat adonan awal dengan hasil yang telah tercetak keluar sebesar 90.8%. Mesin pilus dapat mencetak makaroni dengan panjang 1cm, 2cm, dan 3cm.Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Muhammad Afdhal Yunus Yunus

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



