Main Article Content

Abstract

Server merupakan suatu perangkat jaringan yang berfungsi untuk memberikan pelayanan (service) kepada klien. Tapi ada kalanya server tidak selamanya berfungsi dengan baik. Mengingat fungsi server  dalam suatu system sangat fundamental dan penting dalam memberikan pelayanan kepada klien, maka server dituntut untuk seminimal mungkin mengalami gangguan yang dapat mempengaruhi layanan yang diberikan kepada klien. Salah satu alternatif solusi yang dapat dilakukan adalah dengan membuat suatu sistem penyalinan server dengan metode Distributed Replicated Block Device (DRBD) pada komputasi awan, yaitu membuat salinan data suatu server melalui media jaringan. DRBD adalah suatu tool yang berfungsi untuk melakukan replikasi data. Pembuatan sistem server replikasi bisa menggunakan teknologi open source dengan memanfaatkan sistem DRBD ini. Diharapkan dapat membuat sebuah komputasi awan  yang  high availability serta dengan implementasi data replication pada komputasi awan menggunakan DRBD ini juga dapat membuat sebuah replikasi data yang menjadi salah satu solusi replikasi data server secara otomatis.

Article Details

Author Biography

Sugeng Purwantoro Edy Suranta G.S, Politeknik Caltex Riau

Nama : Sugeng Purwantoro E.S.G.S, S.T., M.T.NIP : 1024057701Departemen : Teknik KomputerPangkat : Asisten Ahli
How to Cite
Edy Suranta G.S, S. P. (2017). Distributed Replicated Block Device (DRBD) sebagai Alternatif High Availability Data Replication pada Cloud Computing. Jurnal Komputer Terapan , 3(1), 59–68. Retrieved from https://jurnal.pcr.ac.id/index.php/jkt/article/view/952

References

  1. Adrianus, F. (2013). Shared Storage untuk Implementasi Clustering Server Menggunakan Network Block Device pada Ubuntu Server. Proyek Akhir. Pekanbaru: Politeknik Caltex Riau.
  2. Aji, K.R. dan Haranto, A (2004). Panduan Mudah Sytem Administering Redhat Linux. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
  3. Fajrin, Tina. (2012). Analisis Sistem Penyimpanan Data Menggunakan Sistem Cloud Computing Studi Kasus SMK N 2 Karanganyar. SMK Negeri 2 Karanganyar.
  4. http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/AS400/AS400_B1/04Replikasirev.pdf
  5. http://ilmukomputer.org/wp-content/uploads/2013/07/rima-virtualisasi.pdf
  6. http://Xen.org
  7. http://wiki.centos.org/
  8. Mell, P., & Grance, T. (2011). The NIST Definition Of Cloud Computing. National Institute of Standards and Technology, 7. Diambil 29 Juni 2015 dari csrc.nist.gov/publications/nistpubs/800-145/SP800-145.pdf
  9. M. Patel and S. Chaudhary, "Survey on a combined approach using prediction and compression to improve pre-copy for efficient live memory migration on Xen," 2014 International Conference on Parallel, Distributed and Grid Computing, Solan, 2014, pp. 445-450.
  10. M. Riasetiawan, A. Ashari and I. Endrayanto, "Distributed Replicated Block Device (DRDB) implementation on cluster storage data migration," 2015 International Conference on Data and Software Engineering (ICoDSE), Yogyakarta, 2015, pp. 93-97
  11. Purno, Onno. W. (2012). Membuat Sendiri Cloud Computing Server Dengan Menggunakan Open Source.
  12. Sovianty, Yuvirna Adiktia. (2010). Rancang Bangun Fail Over Server Berbasis Linux Menggunakan DRBD (Distributed Replicated Block Device), Jurusan Teknik Informatika,Fakultas Teknologi Industri, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran", Surabaya.
  13. Sofana, I. (2012). Cloud computing teori dan praktik (open nabula,VMware, dan Amazon AWS)