Teknik Audio Forensik untuk Analisis Rekaman Suara sebagai Barang Bukti Digital
DOI:
https://doi.org/10.35143/jkt.v7i2.4981Kata Kunci:
Audio Forensik, Barang Bukti Digital, Rekaman SuaraAbstrak
Teknologi mengambil peranan penting dalam kehidupan sehari-hari bagi orang banyak. Lalu, Permasalahan yang muncul adalah penggunaan teknologi yang tidak tepat dan menyalahgunakannya untuk kepentingan pribadi sehingga menimbulkan kejahatan siber seperti transaksi obat-obatan terlarang. Adanya barang bukti digital dapat membantu dalam mengungkap kasus tindak pidana kejahatan siber menggunakan barang bukti digital rekaman suara. Oleh sebab itu, penelitian ini diharapkan dapat mengungkap kejahatan siber tersebut. Upaya untuk melakukan analisis terhadap rekaman suara dilakukan dengan menggunakan teknik audio forensik untuk menunjukkan kepemilikan suara sehingga dapat dijadikan barang bukti. Disyaratkan minimal 20 kata yang memiliki kesamaan antara suara barang bukti dan suara subjek. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa sampel A memiliki kata yang identik dengan barang bukti lebih dari 20 kata. Sampel A memiliki sebanyak 21 kata identik pada analisis pitch, 5 kata pada analisis statistik anova, 26 kata pada analisis graphical distribution dan 24 kata pada analisis spectrogram dari 30 kata yang dianalisis. Dapat disimpulkan bahwa teknik audio forensik dapat menunjukkan kepemilikan rekaman suara dengan hasil rekaman suara sampel A identik dengan barang buktiUnduhan
Referensi
Ashari, “Peranan Barang Bukti dalam Proses Perkara Pidana,†vol. 1, no. 3, pp. 1–18, 2017.
M. N. Al-Azhar, “Digital Forensic Practical Guidelines for Computer Investigation,†2012.
Republik Indonesia, “Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik,†Lembaran Negara Republik Indones. Tahun 2016 Nomor 251, pp. 1689–1699, 2016.
& H. Huizen, Jayanti, “Model Evaluasi Rekaman Percakapan Di Audio Forensik,†pp. 133–140, 2017.
A. Aligarh and B. C. Hidayanto, “Implementasi Metode Forensik dengan Menggunakan Pitch, Formant, dan Spectrogram untuk Analisis Kemiripan Suara Melalui Perekam Suara Telepon Genggam Pada Lingkungan yang Bervariasi,†J. Tek. ITS, vol. 5, no. 2, 2016, doi: 10.12962/j23373539.v5i2.16980.
H. Septiansyah, “the Implementation of Forensic Method on Men Using Voice Voice Resemblance Towards Mobile Phone ’ S Voice Recorder,†2015.
N. Hasnah, “Analisis Rekaman Suara Barang Bukti Digital Menggunakan Metode Audio Forensik,†p. 121, 2018.
A. Subki, B. Sugiantoro, and Y. Prayudi, “Membandingkan Tingkat Kemiripan Rekaman Voice Changer Menggunakan Analisis Pitch, Formant dan Spectrogram,†J. Teknol. Inf. dan Ilmu Komput., vol. 5, no. 1, p. 17, 2018, doi: 10.25126/jtiik.201851500.
U. Rusydi, “Analisis Statistik Manipulasi Pitch Suara Menggunakan Audio Forensik Untuk Bukti Digital,†J. Mob. Forensics, vol. 1, no. 1, pp. 1–12, 2019, [Online]. Available: http://journal2.uad.ac.id/index.php/mf/article/view/702.
B. S. Deva and I. Mardianto, “Teknik Audio Forensik Menggunakan Metode Analisis Formant Bandwidth, Pitch dan Analisis Likelihood Ratio,†Ultimatics, vol. 10, no. 2, pp. 67–72, 2019, doi: 10.31937/ti.v10i2.936.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Komputer Terapan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskah pada jurnal ini setuju tentang hal-hal berikut ini:
- Penulis memegang hak cipta untuk proses, prosedur, atau artikel yang dideskripsikan pada naskah dan memberikan hak kepada jurnal untuk pertama kali mempublikasikan naskah dibawah Creative Commons Attribution License yang memperbolehkan orang lain untuk menyebarkan hasil penelitian dengan pengakuan hak cipta penulis dan jurnal.
- Penulis memegang hak untuk mempublikasikan kembali semua atau sebagian hasil penelitian pada naskah lain tetapi tidak memberikan hak kepada pihak ketiga lain untuk mencetak dan mempublikasikan ulang hasil penelitian yang sama.
- Penulis diperbolehkan dan disarankan untuk menginformasikan naskah yang telah terbit secara online (seperti pada repository institusi atau website milik penulis) yang akan meningkatkan produktivitas rujukan dan sitasi dari naskah yang telah terbit.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.








