Main Article Content

Abstract

Operator X merupakan salah satu penyedia layanan telekomunikasi terbesar di Pekanbaru yang telah mengembangkan jaringan 4G secara luas. Namun, performa jaringan di wilayah rural masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, kondisi topografi yang kompleks, serta fluktuasi kepadatan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja jaringan 4G Operator X di wilayah rural Kota Pekanbaru melalui pengukuran berbasis drive test menggunakan perangkat lunak berstandar industri. Fokus utama penelitian adalah identifikasi area dengan kualitas sinyal rendah (badspot), yang berpotensi menurunkan kualitas layanan. Pengukuran dilakukan pada 5 wilayah rural yang tersebar di tiga kecamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar area yang diuji memiliki badspot, dengan temuan terbanyak berada di Jalan Abdul Rahman Hamid, Kecamatan Tenayan Raya, di mana 57,95% termasuk kategori RSRP sangat buruk serta teridentifikasi area blankspot. Faktor utama penyebab buruknya kualitas sinyal adalah arah pancaran antena sektoral yang tidak optimal terhadap area layanan serta keberadaan hambatan fisik berupa vegetasi tinggi dan lebat. Temuan ini menunjukkan pentingnya optimalisasi desain jaringan untuk meningkatkan kualitas layanan di wilayah rural.

Article Details

How to Cite
Triyani, Y., Juan Fernando Arya Kusuma Gultom, Noptin Harpawi, & Wiwin Styorini. (2026). Analisis Sebaran Badspot Jaringan 4G LTE berbasis Drive test Studi Kasus: Daerah Rural Kota Pekanbaru. Jurnal Elektro Dan Mesin Terapan, 12(1), 20–30. https://doi.org/10.35143/elementer.v12i1.6971

Most read articles by the same author(s)