Analisis Sebaran Badspot Jaringan 4G LTE berbasis Drive test Studi Kasus: Daerah Rural Kota Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.35143/elementer.v12i1.6971Abstract
Operator X merupakan salah satu penyedia layanan telekomunikasi terbesar di Pekanbaru yang telah mengembangkan jaringan 4G secara luas. Namun, performa jaringan di wilayah rural masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, kondisi topografi yang kompleks, serta fluktuasi kepadatan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja jaringan 4G Operator X di wilayah rural Kota Pekanbaru melalui pengukuran berbasis drive test menggunakan perangkat lunak berstandar industri. Fokus utama penelitian adalah identifikasi area dengan kualitas sinyal rendah (badspot), yang berpotensi menurunkan kualitas layanan. Pengukuran dilakukan pada 5 wilayah rural yang tersebar di tiga kecamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar area yang diuji memiliki badspot, dengan temuan terbanyak berada di Jalan Abdul Rahman Hamid, Kecamatan Tenayan Raya, di mana 57,95% termasuk kategori RSRP sangat buruk serta teridentifikasi area blankspot. Faktor utama penyebab buruknya kualitas sinyal adalah arah pancaran antena sektoral yang tidak optimal terhadap area layanan serta keberadaan hambatan fisik berupa vegetasi tinggi dan lebat. Temuan ini menunjukkan pentingnya optimalisasi desain jaringan untuk meningkatkan kualitas layanan di wilayah rural.Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yuli Triyani, Juan Fernando Arya Kusuma Gultom, Noptin Harpawi, Wiwin Styorini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



