Klasifikasi Suara Paru Normal dan Abnormal Menggunakan Discrete Wavelet Transform dan Jaringan Saraf Tiruan yang Dioptimasi dengan Algoritma Genetika
DOI:
https://doi.org/10.35143/elementer.v7i1.4388Abstrak
Tubuh manusia terdiri dari beberapa organ vital yang memiliki peranan penting agar manusia dapat bertahan hidup. Salah satu organ vital manusia adalah paru-paru yang bertugas dalam sistem pernapasan untuk memenuhi kebutuhan oksigen pada tubuh. Gangguan pada sistem pernapasan dapat menyebabkan kematian. Salah satu cara yang digunakan dokter untuk mendiagnosis gangguan pada paru-paru adalah dengan mendengarkan suara pernapasan menggunakan stetoskop. Namun, dalam penggunaan stetoskop masih bisa terjadi kesalahan mendiagnosis karena beberapa faktor, seperti kemampuan, pengalaman, dan kepekaan pendengaran dokter, serta pola suara yang hampir mirip. Pada penelitian ini dilakukan klasifikasi suara paru menggunakan metode Discrete Wavelet Transform (DWT) dan Jaringan Saraf Tiruan yang dioptimasi oleh Algoritma Genetika. Suara paru dianggap sebagai suara dari sistem pernapasan, kemudian dilakukan normalisasi dan perhitungan koefisien DWT. Karakteristik sinyal suara paru diperoleh dengan menghitung entropi pada koefisien DWT. Selanjutnya dilakukan klasifikasi dengan Jaringan Saraf Tiruan dan dioptimasi oleh Algoritma Genetika. Berdasarkan solusi tersebut, klasifikasi suara paru-paru dapat diselesaikan dengan akurasi hingga 63,71%.Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Achmad Rizal

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



