Rancang Bangun Sensor Node untuk Monitoring Parameter Cuaca dan PM2.5 Menggunakan Arduino WiFi
DOI:
https://doi.org/10.35143/elementer.v7i2.5162Abstrak
Sensor node untuk monitoring parameter cuaca dan PM2.5 terdiri dari sensor parameter cuaca berupa suhu, kelembaban, intensitas cahaya, curah hujan, kecepatan angin dan arah angin. Selain itu terdapat parameter kualitas udara yaitu sensor PM2.5. Pengolahan dan pengiriman data dilakukan oleh Arduino Uno WiFi yang merupakan perangkat mikrokontroller yang sudah terintegrasi dengan ESP8226 yang merupakan modul untuk mengkoneksikan dengan jaringan WiFi. Data sensor dikirimkan dari Arduino ke data base server untuk selanjutnya ditampilkan pada website. Hasil pengujian masing-masing sensor dibandingkan data BMKG menunjukkan hasil kesalahan pengukuran yang kecil untuk parameter suhu dan curah hujan dengan masing-masing prosentase kesalahan sebesar 4.61% dan 9.95%. Hasil pengukuran parameter kecepatan angin memiliki kesalahan cukup besar yaitu 30.03% disebabkan oleh pengukuran kecepatan angin dilakukan pada ketinggian yang berbeda dengan sensor BMKG. Pengukuran arah angin menunjukkan frekuensi arah angin yang berbeda karena tidak dilakukan setting titik referensi yang sama dengan sensor BMKG pada saat peletakan sensor. Pengukuran PM2.5 juga menunjukkan hasil kesalahan pengukuran cukup besar yaitu 14.7% karena peletakan sensor tidak dikondisikan dengan standar seperti pada sensor BMKG sehingga sampel partikulat yang diukur tidak sama dengan sensor BMKG. Untuk pengukuran intensitas cahaya dan kelembaban masing-masing telah menunjukkan trend yang sesuai dengan kodisi lingkungan. Pengujian pengiriman data juga berjalan dengan baik karena semua data yang tersimpan di database server berada pada kolom yang benar pada data base serta menunjukkan hasil yang sama dibandingkan dengan sampel data yang dibaca sensor secara manual.Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 retno tri wahyuni, Abdur Rahman Haritsah, Heri Subagiyo, Edi Rahmanto

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



