Pengaruh Variasi Komposisi Elektroda E7016 Terhadap Hasil Pengelasan Shield Metal Arc Welding Butt Joint Material Baja SS 400 Dengan Analisa Komparatif

Penulis

  • Jupri Yanda Zaira Politeknik Caltex Riau image/svg+xml
  • Oqbah Bennafi El Hasani
  • Mustaza Ma’a
  • Amnur Akhyan

DOI:

https://doi.org/10.35143/elementer.v10i2.6373

Abstrak

Pengelasan (welding) adalah teknik penyambungan logam dengan cara mencairkan sebagian logam induk dan logam pengisi dengan atau tanpa logam penambah sehingga menghasilkan logam continue. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komposisi elektroda dari tiga brands yaitu niko steel, atlantik, dan kobelco terhadap kekuatan tarik, bending dan impact. Penelitian ini menggunakan pengelasan SMAW sambungan butt joint single V posisi 1G/PA plat dengan menggunakan elektroda diameter 4.0 mm pada spesimen baja SS 400. Hasil pengelasan selanjutnya dilakukan proses inspeksi secara visual dan NDT penetrant test, dimana hasil inspeksi dipastikan sesuai dengan standard TWI acceptance level. Selanjutnya hasil benda kerja dipotong menggunakan bandsaw dengan ukuran specimen yang sesuai dengan standard ASTM E8 untuk uji tarik, ASTM E290 untuk uji bending, dan ASTM E23 untuk uji impact. Hasil penelitian yang didapat nilai uji tarik terbesar terjadi pada komposisi elektroda nikko steel memiliki rata-rata kekuatan tarik tertinggi sebesar 792,5 Mpa. Pada pengujian bending nilai kekuatan bending terbesar terjadi pada komposisi elektroda nikko steel dengan rata – rata sebesar 8,71 kN. Pada pengujian impact diperoleh nilai tertinggi rata-rata terdapat pada elektroda nikko steel dengan nilai sebesar 1,1 J/mm2.

Biografi Penulis

  • Jupri Yanda Zaira, Politeknik Caltex Riau
    Teknik Mekatronika/ Asisten Ahli IIIb

Unduhan

Diterbitkan

2024-11-30

Cara Mengutip

Pengaruh Variasi Komposisi Elektroda E7016 Terhadap Hasil Pengelasan Shield Metal Arc Welding Butt Joint Material Baja SS 400 Dengan Analisa Komparatif. (2024). Jurnal ELEMENTER (Elektro dan Mesin Terapan), 10(2), 74-85. https://doi.org/10.35143/elementer.v10i2.6373

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>