Analisis Risiko Sistem Informasi Pada RSIA Eria Bunda menggunakan Metode FMEA
DOI:
https://doi.org/10.35143/jkt.v6i2.3728Kata Kunci:
RSIA Eria Bunda, FMEA, Analisis RisikoAbstrak
Teknologi yang berkembang pesat pada bidang IT menjadi komponen penting dan saling melengkapi dalam pengolahan data dan informasi dalam sebuah organisasi. Oleh sebab itu, perlu dilakukan pengelolaan risiko terhadap ancaman – ancaman terhadap keamanan sistem informasi dan penilaian risiko. Terdapat banyak metode yang dapat digunakan dalam melakukan pengelolaan dan penilaian risiko. Salah satunya adalah metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis). Pada penelitian ini menggambil studi kasus di RSIA Eria Bunda. Sebagai industri yang bergerak dibidang kesehatan, RSIA Eria Bunda perlu menjaga kerahasian informasi mengenai data pasien, dokter, obat-obatan, dan staf lainya dari ancaman yang mungkin menimbulkan risiko yang dapat merugikan industri. Dimana tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana tingkatan risiko yang terjadi pada sistem informasi dan memberikan solusi mitigasi kepada RSIA Eria Bunda. Terdapat sepuluh tahapan dalam identifikasi dan penilaian risiko menggukan metode FMEA. Sehingga dari hasil penelitian ini adalah terdapat satu aktivitas dengan kategori tinggi, 6 aktivitas kategori sedang dan Sembilan belas aktivitas dengan kategori rendah. Kata kunci: Analisis Risiko, FMEA, RSIA Eria Bunda.Unduhan
Referensi
G. Setyadi and Y. Kusumawati, “Mitigasi Risiko Aset Dan Komponen Teknologi Informasi Berdasarkan Kerangka Kerja OCTAVE Dan FMEA Pada,†J. Inf. Syst., 2016.
R. Budiarto, “Manajemen Risiko Keamanan Sistem Informasi,†vol. 2, no. 2, pp. 105–115, 2017.
R. S. I. dan A. E. Bunda, “Our Profile : Sejarah Berdirinya RSIA EriaBunda,†2018. .
Task, J., & Transformation, F. (2011). Managing Information Security Risk, (March).
McDermott, R. E., Mikulak, R. J., & Beauregard, M. R. B. (2009). The Basics Of FMEA.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2020 Jurnal Komputer Terapan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskah pada jurnal ini setuju tentang hal-hal berikut ini:
- Penulis memegang hak cipta untuk proses, prosedur, atau artikel yang dideskripsikan pada naskah dan memberikan hak kepada jurnal untuk pertama kali mempublikasikan naskah dibawah Creative Commons Attribution License yang memperbolehkan orang lain untuk menyebarkan hasil penelitian dengan pengakuan hak cipta penulis dan jurnal.
- Penulis memegang hak untuk mempublikasikan kembali semua atau sebagian hasil penelitian pada naskah lain tetapi tidak memberikan hak kepada pihak ketiga lain untuk mencetak dan mempublikasikan ulang hasil penelitian yang sama.
- Penulis diperbolehkan dan disarankan untuk menginformasikan naskah yang telah terbit secara online (seperti pada repository institusi atau website milik penulis) yang akan meningkatkan produktivitas rujukan dan sitasi dari naskah yang telah terbit.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.








