Pemanfaatan Aplikasi Mobile Assistant Untuk Mendeteksi Kerumunan dalam Penerapan New Normal Covid-19
DOI:
https://doi.org/10.35143/jkt.v7i2.4710Kata Kunci:
Covid 19, mobile assistant, Extreme Programming, kerumunanAbstrak
Tatanan kehidupan normal baru (New Normal) pandemi covid 19 dapat memanfaatkan teknologi informasi guna mendukung penerapan pyhsical distancing khususnya dalam mengetahui jumlah orang yang sedang berkumpul pada suatu lokasi secara akurat. Selama ini proses untuk mengetahui jumlah orang dii suatu tempat harus dilakukan dengan penghitungan manual yang tentunya membutuhkan banyak upaya dan juga tenaga yang dibutuhkan.Informasi keberadaan orang dalam suatu tempat saat ini sangat dibutuhkan guna melakukan penekanan terhadap COVID-19, oleh karena itu dibutuhkan sebuah aplikasi mobile yang sifatnya dapat digunakan dimana saja dan juga sangat cocok untuk membantu aktivitas-aktivitas yang memiliki mobilitas tinggi. Aplikasi Mobile Assistant yang dibuat ini berbasis Sistem Operasi Android, dengan memasukkan fungsi pelacakan dari lokasi dengan menggunakan GPS (Global Positioning System) atau dengan metode yang biasa disebut Location Based Services (LBS) untuk menginformasikan keberadaan orang dalam suatu tempat umum yang bisa di setting seperti pasar, perkantoran, rumah sakit, tempat peribadatan, kampus, dan lain-lain. Metode Pengembangan Perangkat lunak menggunakan metode Extreme Programming. Ada empat tahapan yang harus dikerjakan yaitu planning (perencanaan), design (perancangan), coding dan testing. Aplikasi ini dapat menunjang kinerja Pemerintah dalam menjalankan New Normal dan mengetahui jumlah orang dalam kerumunan sehingga physical distancing bisa berjalan secara optimal dan dapat menekan angka laju penyebaran Covid-19.Unduhan
Referensi
Kemenkes RI, “KMK Nomor Hk.01.07/Menkes/328/2020 Tentang Panduan Pencegahan Dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Di Tempat Kerja,†Menteri Kesehatan Republik Indonesia. pp. 1–39, 2020.
L. Licantik and N. N. K. Sari, “Pengembangan Media Informasi Ruang Kuliah Pada Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya Berbasis Android dan Location Based Service,†J. Teknol. Inf., vol. 13, no. 2, pp. 30–36, 2019.
Beny, J. Budiman, and A. Nugroho, “Implementasi Geofencing Pada Aplikasi Layanan Pemantau Anak Berbasis Lokasi,†2nd Semin. Nas. IPTEK Terap., pp. 63–66, 2017.
F. Reclus and K. Drouard, “Geofencing for fleet & freight management,†in 2009 9th International Conference on Intelligent Transport Systems Telecommunications, (ITST), 2009, pp. 353–356.
M. Aman and M. Asbari, “Pengembangan Aplikasi History GPS Tracker Berbasis Web Pada Handphone,†JIKEM J. Ilmu Komputer, Ekon. dan Manaj., vol. 1, no. 1, pp. 17–29, 2020.
K. Agung, T. Permana, and F. T. Industri, “Implementasi Metode Location Based Services Untuk Pencarian Jemaah Haji Yang Tersesat Berbasis Android,†vol. 2, no. 2, pp. 155–160, 2018.
T. Abidin, M. Wiyugo, and D. Apriliani, “Implementasi Location Based Service Pada Aplikasi Pencarian Agen Travel Tegal,†J. Politek. Caltex Riau, vol. 3, no. 2, p. 181, 2017.
A. Fatoni and D. Dwi, “Rancang Bangun Sistem Extreme Programming Sebagai Metodologi Pengembangan Sistem,†Prosisko, vol. 3, no. 1, pp. 1–4, 2016.
R. A. Sukamto and M. Shalahuddin, Rekayasa Perangkat Lunak Terstruktur dan Berorientasi Objek. Bandung: Informatika Bandung, 2014.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Komputer Terapan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskah pada jurnal ini setuju tentang hal-hal berikut ini:
- Penulis memegang hak cipta untuk proses, prosedur, atau artikel yang dideskripsikan pada naskah dan memberikan hak kepada jurnal untuk pertama kali mempublikasikan naskah dibawah Creative Commons Attribution License yang memperbolehkan orang lain untuk menyebarkan hasil penelitian dengan pengakuan hak cipta penulis dan jurnal.
- Penulis memegang hak untuk mempublikasikan kembali semua atau sebagian hasil penelitian pada naskah lain tetapi tidak memberikan hak kepada pihak ketiga lain untuk mencetak dan mempublikasikan ulang hasil penelitian yang sama.
- Penulis diperbolehkan dan disarankan untuk menginformasikan naskah yang telah terbit secara online (seperti pada repository institusi atau website milik penulis) yang akan meningkatkan produktivitas rujukan dan sitasi dari naskah yang telah terbit.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.








