Static Forensic Pada USB Mass Storage Menggunakan Forensics Toolkit Imager
DOI:
https://doi.org/10.35143/jkt.v8i1.5334Kata Kunci:
Perangkat Penyimpanan USB, Static Forensics, NIST FrameworkAbstrak
Peningkatan penggunaan perangkat penyimpanan USB cenderung massif & eksponensial disebabkan berbagai aspek, salah satunya ukuran dan harga perangkat penyimpanan USB yang terjangkau. Saat ini kualitas penanganan cybercrime di Indonesia masih minim, dimulai dengan masalah pengumpulan barang bukti cenderung tidak lengkap, kesalahan saat proses akuisisi barang bukti hingga yang paling parah hilang serta rusaknya barang bukti tersebut. Static Forensics merupakan salah satu jenis metode dari forensik digital yang memperoleh bukti digital dengan melakukan ekstraksi serta analisis setelah insiden terjadi, ataupun setelah sistem komputer dimatikan (post-incident). NIST Framework merupakan sebuah acuan proses pengambilan serta pengolahan bukti digital, yang dikembangkan oleh Lembaga National Institute of Standards and Technology. Hasil yang diperoleh dari analisis recovery bukti digital metode static forensics dipadu dengan framework NIST dapat diterapkan dengan baik dan optimal. Dilakukan 20 kali pengujian, dengan hasil akurasi recovery bukti digital mencapai 100% pada ketiga devices. Oleh sebab tersebut, perpaduan antara metode, framework, serta tools yang terkait direkomendasikan untuk memproses kasus yang berkaitan dengan digital forensics khususnya proses recovery bukti digital.Unduhan
Referensi
W. D. A. Chirath and L. Rupasinghe, “Comprehensive Forensic Data Extraction and Representation System for Windows Registry,†2019 Int. Conf. Adv. Comput. ICAC 2019, pp. 346–350, 2019, doi: 10.1109/ICAC49085.2019.9103417.
A. Dimitriadis, N. Ivezic, B. Kulvatunyou, and I. Mavridis, “D4I - Digital forensics framework for reviewing and investigating cyber attacks,†Array, vol. 5, no. December 2019, p. 100015, Mar. 2020, doi: 10.1016/j.array.2019.100015.
Y. M. Song and K. S. Kwak, Electronics, Information Technology and Intellectualization. CRC Press, 2015.
M. Rafique and M. N. A. Khan, “Exploring Static and Live Digital Forensics: Methods, Practices and Tools,†Int. J. Sci. Eng. Res., vol. 4, no. 10, pp. 1048–1056, 2013, [Online]. Available: http://www.ijser.org/researchpaper%5CExploring-Static-and-Live-Digital-Forensic-Methods-Practices-and-Tools.pdf.
I. Riadi, Sunardi, and A. Hadi, “Analisis Bukti Digital SSD NVMe pada Sistem Operasi Proprietary Menggunakan Metode Static Forensics,†CoreIT, vol. 3321, no. 2, pp. 1–8, 2019.
A. Faiz and R. Imam, “Forensic Analysis of Frozen Hard Drive Using Static Forensics Method,†Int. J. Comput. Sci. Inf. Secur., vol. 15, no. 1, 2017.
R. Umar and Sahiruddin, “Metode Nist Untuk Analisis Forensik Bukti Digital Pada Perangkat Android,†Pros. SENDU_U_2019, pp. 978–979, 2019.
M. Fitriana, K. A. AR, and J. M. Marsya, “PENERAPANA METODE NATIONAL INSTITUTE OF STANDARS AND TECHNOLOGY (NIST) DALAM ANALISIS FORENSIK DIGITAL UNTUK PENANGANAN CYBER CRIME,†Cybersp. J. Pendidik. Teknol. Inf., vol. 4, no. 1, p. 29, Jul. 2020, doi: 10.22373/cj.v4i1.7241.
R. Sistem et al., “JURNAL RESTI Penerapan Metode Static Forensics untuk Ekstraksi File Steganografi,†vol. 1, no. 10, pp. 2–6, 2021.
J. Kizza and F. Migga Kizza, “Digital Evidence and Computer Crime,†in Securing the Information Infrastructure, IGI Global, 2008, pp. 298–317.
J.-P. Van Belle, “Anti-Forensics: A Practitioner Perspective,†Int. J. Cyber-Security Digit. Forensics, vol. 4, no. 2, pp. 390–403, 2015, doi: 10.17781/P001593.
M. Abdulhamid, S. E. E. Profile, V. O. Waziri, S. E. E. Profile, S. E. E. Profile, and S. E. E. Profile, “Cyber Crimes Analysis Based-On Open Source Digital Forensics Tools Some of the authors of this publication are also working on these related projects : Nature Inspired Meta-heuristic Algorithms for Deep Learning : Recent Progress and Novel Perspective Vie,†no. July 2016, 2013.
N. Kishore, C. Gupta, and D. Dawar, “An Insight View of Digital Forensics,†Int. J. Comput. Sci. Appl., vol. 4, no. 6, pp. 89–96, Dec. 2014, doi: 10.5121/ijcsa.2014.4608.
M. Gül and E. Kugu, “A survey on anti-forensics techniques,†IDAP 2017 - Int. Artif. Intell. Data Process. Symp., 2017, doi: 10.1109/IDAP.2017.8090341.
A. Jain and G. S. Chhabra, “Anti-forensics techniques: An analytical review,†in 2014 Seventh International Conference on Contemporary Computing (IC3), Aug. 2014, pp. 412–418, doi: 10.1109/IC3.2014.6897209.
J. Sammons, The Basics of Digital Forensics - Second Edition [2015][UnitedVRG]. .
I. Riadi, R. Umar, and A. Firdonsyah, “Identification Of Digital Evidence On Android’s Blackberry Messenger Using NIST Mobile Forensic Method,†Int. J. Comput. Sci. Inf. Secur., vol. 15, no. 5, pp. 3–8, 2017.
R. Umar, I. Riadi, and B. F. Muthohirin, “Live forensics of tools on android devices for email forensics,†TELKOMNIKA (Telecommunication Comput. Electron. Control., vol. 17, no. 4, p. 1803, Aug. 2019, doi: 10.12928/telkomnika.v17i4.11748.
K. Kent, S. Chevalier, T. Grance, and H. Dang, “Guide to Integrating Forensic Techniques into Incident Response,†Natl. Inst. Stand. Technol., 2006.
D. He, N. Kumar, J. H. Lee, and R. Sherratt, “Enhanced three-factor security protocol for consumer USB mass storage devices,†IEEE Trans. Consum. Electron., vol. 60, no. 1, pp. 30–37, 2014, doi: 10.1109/TCE.2014.6780922.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Jurnal Komputer Terapan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskah pada jurnal ini setuju tentang hal-hal berikut ini:
- Penulis memegang hak cipta untuk proses, prosedur, atau artikel yang dideskripsikan pada naskah dan memberikan hak kepada jurnal untuk pertama kali mempublikasikan naskah dibawah Creative Commons Attribution License yang memperbolehkan orang lain untuk menyebarkan hasil penelitian dengan pengakuan hak cipta penulis dan jurnal.
- Penulis memegang hak untuk mempublikasikan kembali semua atau sebagian hasil penelitian pada naskah lain tetapi tidak memberikan hak kepada pihak ketiga lain untuk mencetak dan mempublikasikan ulang hasil penelitian yang sama.
- Penulis diperbolehkan dan disarankan untuk menginformasikan naskah yang telah terbit secara online (seperti pada repository institusi atau website milik penulis) yang akan meningkatkan produktivitas rujukan dan sitasi dari naskah yang telah terbit.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.








