Implementasi Continuous Delivery dengan Zero – Downtime Rolling Update Menggunakan Ansible
DOI:
https://doi.org/10.35143/jkt.v8i2.5429Kata Kunci:
Continuous Delivery, Zero-downtime, AnsibleAbstrak
Saat ini setiap organisasi membutuhkan aplikasi untuk memberikan layanan pada pelanggan mereka. Faktanya, 62% organisasi mengatakan aplikasi itu penting untuk bisnis mereka, dan 36% lebih lanjut mengatakan aplikasi memberikan keunggulan kompetitif. Hal ini membuat perusahaan dituntut untuk memberikan inovasi secara cepat demi memberikan kepuasan dan kenyamanan bagi pelanggannya. Untuk merespons tuntutan tersebut, maka organisasi perlu melakukan pengiriman pembaruan aplikasi lebih sering. Dalam proses pengiriman tradisional, setiap proses pengiriman dimulai dengan persyaratan yang ditentukan oleh pelanggan dan berakhir pada produksi. Kelemahan pada pengiriman tradisional adalah lambannya proses pengiriman, dimana proses pengiriman dilakukan secara manual dan berbasis langkah berpotensi menyebabkan titik kegagalan serta kesalahan manusia yang berdampak pada penundaan atau penghentian total sistem. Teknik Countinuous Delivery hadir untuk membantu organisasi mempercepat proses pengiriman aplikasi mereka ke pelanggan. Salah satu perangkat lunak yang dapat digunakan untuk membangun Continuous Delivery dengan zero-downtime adalah Ansible. Berdasarkan hasil pengujian, Ansible berhasil menjaga ketersediaan layanan dengan persentase uptime sebesar 100%. Serta mampu mempercepat waktu deployment sebesar 48%. Dari pengujian beban didapatkan bahwa 1 buah server mampu menangani beban sebesar 2000 user per 5 menit dengan persentase keberhasilan sebesar 99%.Unduhan
Referensi
Red Hat Inc., “Streamline CI/CD pipelines with Red Hat Ansible Automation Platform,†2020. https://www.redhat.com/en/resources/ansible-continuous-integration-delivery-whitepaper (accessed Oct. 23, 2021).
A. Alpery and M. A. F. Ridha, “Implementasi CI/CD Dalam Pengembangan Aplikasi Web Menggunakan Docker dan Jenkins,†ABEC Indonesia, vol. 9, pp. 287–296, Aug. 2021.
R. J. Dwiputra;, Penerapan CI/CD dalam Pengembangan Aplikasi Web Menggunakan Docker dan Gitlab. Pustaka Politeknik Caltex Riau, 2021. Accessed: Dec. 02, 2021. [Online]. Available: //opac.lib.pcr.ac.id/index.php?p=show_detail&id=13767&keywords=GitLab
I. P. Hariyadi, “Implementation Of Configuration Management Virtual Private Server Using Ansible,†MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer, vol. 19, pp. 347–357, May 2020, doi: 10.30812/matrik.v19i2.724.
A. Khumaidi, “Implementation of DevOps Method for Automation of Server Management Using Ansible,†Jurnal Transformatika, vol. 18, no. 2, Art. no. 2, Jan. 2021, doi: 10.26623/transformatika.v18i2.2447.
N. Sabharwal and P. Pandey, Pro Google Cloud Automation: With Google Cloud Deployment Manager, Spinnaker, Tekton, and Jenkins. Apress, 2020.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Jurnal Komputer Terapan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskah pada jurnal ini setuju tentang hal-hal berikut ini:
- Penulis memegang hak cipta untuk proses, prosedur, atau artikel yang dideskripsikan pada naskah dan memberikan hak kepada jurnal untuk pertama kali mempublikasikan naskah dibawah Creative Commons Attribution License yang memperbolehkan orang lain untuk menyebarkan hasil penelitian dengan pengakuan hak cipta penulis dan jurnal.
- Penulis memegang hak untuk mempublikasikan kembali semua atau sebagian hasil penelitian pada naskah lain tetapi tidak memberikan hak kepada pihak ketiga lain untuk mencetak dan mempublikasikan ulang hasil penelitian yang sama.
- Penulis diperbolehkan dan disarankan untuk menginformasikan naskah yang telah terbit secara online (seperti pada repository institusi atau website milik penulis) yang akan meningkatkan produktivitas rujukan dan sitasi dari naskah yang telah terbit.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.








