Pengaruh Gas Hydrogen Yang Dihasilkan Dari Kaleng Bekas Pada Getaran Dan Kebisingan Engine Diesel Dual Fuel
DOI:
https://doi.org/10.35143/elementer.v2i1.65Abstract
Telah dilakukan studi eksperimental pengaruh pemberian bahan bakar hydrogen terhadap tingkat getaran (vibrasi) dan kebisingan (noise) dengan sistem dual fuel (campuran bahan bakar solar dengan hydrogen dari hasil produk reaksi kaleng bekas) pada engine stasioner, dan analisa voltase serta arus yang terjadi. Metode penelitian dilakukan dengan membandingkan tingkat getaran, kebisingan, voltase, dan arus yang dihasilkan antara system single fuel (bahan bakar solar) dengan system dual fuel sebagai variable bebas, sedangkan variasi beban sebagai variable tetap dari operasi engine tanpa beban (0 Watt) sampai dengan beban 2000 Watt (dengan interval 200 Watt). Hasil analsisa data pengujian menunujkkan bahwa untuk tingkat getaran yang diukur pada base mesin terjadi perbedaan tingkat vibrasi dimana pada system dual fuel terjadi getaran rata-rata sebesar 1,75 mm (displacement) dan mengalami peningkatan getaran dibandingkan dengan system single fuel sebesar 1,57 mm, hal ini disebabkan oleh knocking yang terjadi diruang bakar engine, sedangkan getaran yang terbesar terjadi pada saat beban 200 watt system dual-fuel yaitu sebesar 2,78 mm.Untuk tingkat getaran yang terjadi pada mesin diesel dengan system dual-fuel menggunakan campuran bahan bakar solar dengan gas hydrogen mengalami kenaikan sebesar 0,18 mm pada saat pengukuran displacement dibandingkan dengan getaran mesin diesel system single-fuel bahan bakar solar, namun dari segi kebisingan mengalami penurunan sebesar 2,6 dB, hal ini disebabkan akibat penambahan hydrogen pada saluran udara masuk (air intake) mesin diesel, sehingga kandungan hydrogen akan mengurangi suara karena mesin kaya akan bahan bakar.Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



