Implementasi LoRa sebagai Media Komunikasi Data Tinggi Air pada Lahan Gambut
DOI:
https://doi.org/10.35143/elementer.v11i2.6654Abstrak
Kebakaran hutan di lahan gambut merupakan ancaman serius, terutama di Riau yang memiliki 3,89 juta hektar lahan gambut dan sangat rentan saat musim kemarau. Kebakaran ini sulit dikendalikan karena api dapat menjalar di bawah permukaan tanah yang kering. Salah satu upaya pencegahan adalah pemantauan tinggi muka air secara real-time untuk menjaga kelembapan lahan. Teknologi Long Range (LoRa), dengan jangkauan jauh dan konsumsi daya rendah, lebih efektif dibandingkan sistem IoT berbasis jaringan seluler yang terbatas di wilayah terpencil. Penelitian ini mengembangkan sistem LoRa multi-hop sebanyak tujuh hop untuk mengirim data dari area terpencil ke jaringan seluler melalui jalur sungai tanpa infrastruktur mahal. Solusi ini lebih efisien dengan penghematan biaya hingga 96%-99% dibandingkan metode lainnya. Sistem akan diterapkan di PT Rimba Mandau Lestari, Kabupaten Siak, Riau, untuk menggantikan pemantauan manual yang kurang efektif. Pengujian menunjukkan penggunaan Low Noise Amplifier (LNA) meningkatkan kualitas sinyal dengan rata-rata RSSI -97,6 dBm dan Delivery Success Rate 100%, dengan delay mencapai 12,36 detik.Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Noptin Harpawi, Yuli Triyani, Made Rahmawaty, Muhammad Rizki Saputra

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



