Main Article Content

Abstract

Terdapat beberapa teknik pendekatan untuk meningkatkan kualitas komunikasi atau interaksi antar anggota keluarga, salah satunya penggunaan media yang dapat meningkatkan awareness orang tua kepada anak atau sebaliknya. Penelitian ini mengusulkan model kualitas yang dapat dijadikan referensi bagi pengembang aplikasi mobile untuk meningkatkan interaksi antar anggota keluarga dengan penerapan context aware pada fitur monitor keberadaan dan aktivitas anggota keluarga. Aplikasi ini kemudian disebut dengan Family Tracking. Lokasi dan waktu menjadi konteks dalam penelitian ini dengan penalaran konteks menggunakan teknik rules. Untuk monitoring, dibutuhkan teknologi yang umum digunakan keluarga dan bisa dibawa kemana saja, yaitu smartphone. Sehingga model kualitas ini akan spesifik pada lingkup aplikasi mobile. Terdapat beberapa pilihan sistem operasi smartphone, seperti Android, Windows dan iOS. Keragaman jenis sistem operasi ini menimbulkan tantangan bagaimana mengembangkan aplikasi dalam 1 kali tahap pemrograman tapi mampu menghasilkan aplikasi yang dapat berjalan di sistem operasi apa saja atau disebut juga dengan cross platform. Pendekatan hybrid dipilih karena menggunakan pendekatan pemrograman web. Dengan merujuk pada ISO 9126-2, dihasilkan usulan model yang terdiri atas  4 faktor kualitas dan 7 sub faktor kualitas, yaitu functionality (accuracy, security, suitability), usability, (learnability, operability)  efficiency (resource utilization) dan portability (adaptability, installability), serta 12 metriks yang dapat digunakan untuk evaluasi kualitas aplikasi setelah pengembangan selesai.

Article Details

Author Biographies

Indah Lestari, Politeknik Caltex Riau

Program studi : Sistem InformasiJurusan : Komputer 

Anggy Trisnadoli, Politeknik Caltex Riau

Program studi : Sistem InformasiJurusan : Komputer
How to Cite
Lestari, I., & Trisnadoli, A. (2017). Usulan Model Kualitas Aplikasi Context Aware Mobile: Family Tracking pada Hybrid-Cross Platform. Jurnal Komputer Terapan , 3(2), 261–270. Retrieved from https://jurnal.pcr.ac.id/index.php/jkt/article/view/1552

References

  1. R. J. Prinz and E. N. Neger, “Risk Reduction via a Community-Wide Approach to Parenting and Family Support,” pp. 205–213, 2017.
  2. E. M. Riina, A. Lippert, and J. Brooks-gunn, “Residential Instability , Family Support , and Parent – Child Relationships Among Ethnically Diverse Urban Families,” J. Marriage Fam., 2016.
  3. Y. Song, S. Sörensen, and E. C. W. Yan, “Family Support and Preparation for Future Care Needs Among Urban Chinese Baby Boomers,” Journals Gerontol. Soc. Sci., vol. 0, no. 0, pp. 1–11, 2016.
  4. A. Trisnadoli and I. Lestari, “Software Quality Requirement Analysis of Context Aware ‘Family Tracking Mobile Application’ on Cross Platform with Hybrid Approach,” in International Conference on Data and Software Engineering, 2017.
  5. M. Raento, A. Oulasvirta, R. Petit, and H. Toivonen, “ContextPhone: A Prototyping Platform for Context-Aware Mobile Applications,” Pervasive Comput., pp. 51–59, 2005.
  6. M. Brandt, “iOS and Android Grow at the Same Pace.,” 2013. [Online]. Available: https://www.statista.com/chart/1442/us-smartphone-users-2012-and-2014-by-os/.
  7. H. S. Alamri and B. A. Mustafa, “Software Engineering Challenges in Multi Platform Mobile Application Development,” J. Comput. Theor. Nanosci., no. May, pp. 1–6, 2014.
  8. Statista, “Global smartphone sales by operating system from 2009 to 2015 (in millions),” 2016. [Online]. Available: http://www.statista.com/statistics/263445/global-smartphone-sales-by-operating-system-since-2009/.
  9. A. I. Wasserman, “Software engineering issues for mobile application development,” ACM Trans. Inf. Syst., pp. 1–4, 2010.
  10. M. E. Joorabchi, A. Mesbah, and P. Kruchten, “Real Challenges in Mobile App Development,” 2013 ACM / IEEE Int. Symp. Empir. Softw. Eng. Meas., pp. 15–24, 2013.
  11. B. S. Thakare, D. Shirodkar, N. Parween, and S. Parween, “State of Art Approaches to Build Cross Platform Mobile Application,” Int. J. Comput. Appl., vol. 107, no. 20, pp. 975–8887, 2014.
  12. A. P. Pawar, V. S. Jagtap, and M. S. Bhamare, “Survey on Techniques for Cross Platform Mobile Application Development,” Int. J. Adv. Res. Comput. Eng. Technol., vol. 3, no. 10, pp. 3551–3558, 2014.
  13. Y. Permana, “Ini Dia Perbedaan Aplikasi Native, Hybrid atau Web.” [Online]. Available: https://www.codepolitan.com/apa-bedanya-aplikasi-native-hybrid-dan-web/.
  14. G. Chen and D. Kotz, “A Survey of Context-Aware Mobile Computing Research,” Dartmouth Comput. Sci. Tech. Rep., vol. 3755, pp. 1–16, 2000.
  15. N. P. J. Aditya Vendy Pradana, Waskitho Wibisono, “Rancang Bangun Aplikasi ‘Context-Aware Mobile Reminder’ Dengan Gps Berteknologi Bluetooth,” Inst. Teknol. Sepuluh Sept., pp. 1–7, 2007.
  16. D. Galin, Software Quality Assurance. Pearson Education, 2004.
  17. I. Lestari, “Evaluasi Fungsionalitas Learning Management System Berdasarkan ISO/IEC 9126-2,” J. Sains dan Teknol. Ind., vol. 13, no. 1, pp. 123–129, 2016.
  18. I. Lestari and B. Hendradjaya, “The application model of learning management system quality in asynchronous blended learning system,” in International Conference on Electrical Engineering and Computer Science (ICEECS), 2014, pp. 223–228.
  19. J. Friberg, “Evaluation of cross-platform development for mobile devices,” 2014.
  20. J. R. Visariya, “Enterprise Mobile Application Management Platform -A Hybrid Approach,” vol. 4, no. 5, pp. 246–252, 2015.