Analisis Efektifitas Rigging Karakter Animasi “Teater Merah Putih†Menggunakan Dua Metode
DOI:
https://doi.org/10.35143/jkt.v8i2.5411Kata Kunci:
Animasi 3D, Karakter 3D, Rigging, BlenderAbstrak
Banyak pelaku industri animasi, terutama film animasi berkiblat pada industri televisi. Oleh karena itu, istilah “kejar tayang†menuntut para pelaku industri film animasi untuk memproduksi film animasi dengan cepat. Para pelaku industri tentunya mencari berbagai cara untuk mempercepat proses pembuatan film animasi, namun mereka tetap menginginkan kualitas yang baik dan konsisten. Rigging adalah bagian penting dari proses film animasi, karena sulit bagi animator untuk menganimasikannya tanpa rig di karakter animasi. Membuat rig bukan hanya tentang menambahkan rig pada karakter saja. Dalam proses pembuatan rig, bukan hanya sekedar membuat rig saja, namun dengan tujuan untuk para animator dapat dengan mudah menganimasikan karakter 3D agar mempercepat proses animasi. Hal ini akan mempercepat proses produksi anda dengan mempercepat proses animasi karena kontrol yang nyaman. Peneliti menguji dua metode rig yang umum digunakan untuk karakter 3D. Metode pengujian yang digunakan meliputi jumlah proses yang dilalui pada character rigging dan jumlah controller pada character rig. Dari pengujian ini dapat menunjukkan bahwa metode rigging mana yang lebih efektif dan lebih cepat,untuk digunakan pada karakter animasi, sehingga lebih cepat pada tahap produksi.Unduhan
Referensi
Arshad, M. R., Yoon, K. H., Manaf, A. A. A., & Ghazali, M. A. M, “Physical rigging procedures based on character type and design in 3D animationâ€, International Journal of Recent Technology and Engineering, 8(3), 4138–4147, 2019
Barbour, R, “Introducing Qualitative Research: A Student’s Guide. In Introducing Qualitative Research: A Student’s Guide, 2019
Bhati, Z., Shah, A., Waqas, A., & Mahmood, N, “Analysis of Design Principles and Requirements for Procedural Rigging of Bipeds and Quadrupeds Characters with Custom Manipulators for Animationâ€, International Journal of Computer Graphics & Animation, 5(1), 47–67. 2015
Bhati, Z., Shah, A., Waqas, A., & Malik, H. A. M, “Template based procedural rigging of quadrupeds with custom manipulatorsâ€, Proceedings - 2013 International Conference on Advanced Computer Science Applications and Technologies, ACSAT 2013, pp. 259–264, 2013
Bhati, Z., Waqas, A., Karbasi, M., & Mahesar, A. W, “A Wire Parameter and Reaction Manager basedBiped Character Setup and Rigging Technique in 3Ds Max for Animationâ€, . International Journal of Computer Graphics & Animation, 5(2), 21–36, 2015
Lalu Agam Pramadya Syalabi, T. H, “Analisis Dan Pembuatan Rig Karakter 3d Berdasarkan Standar Produksi Produksi Film Animasi Di Pt. Msv Picturesâ€, Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699, 2013
Makky, M, Penerapan Rigify Dan Shapekey Untuk Mempermudah Proses Animasi Karakter Dengan Software Blender 2.77, Teknik Informatika, STMIK Amikom Yogyakarta, 2017
McLaughlin, T., Cutler, L., & Coleman, D, “Character rigging, deformations, and simulations in film and game productionâ€, ACM SIGGRAPH 2011 Courses, SIGGRAPH’11, 2011
Pantuwong, N., & Sugimoto, M, “A Fully Automatic Rigging Algorithm For 3D Character Animationâ€, SIGGRAPH Asia 2011 Posters, SA’11, 4503, 2011
Satriawan, A., & Apriyani, M. E, “Analisis Dan Pembuatan Rigging Karakter 3D Pada Animasi 3D “Jangan Bohong Dong.â€, Jurnal Teknik Informatika, 9(1), 72–77, 2016
Yuniawan, A., & Wijayanti, S. E, “Perancangan Alat Rigging Karakter Otomatis Pada Autodesk Maya Studi Kasus : Pt Mataram Surya Visi ( Msv )â€, Seminar Nasional Teknologi Informasi Dan Multimedia, 1–6, 2014
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Jurnal Komputer Terapan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskah pada jurnal ini setuju tentang hal-hal berikut ini:
- Penulis memegang hak cipta untuk proses, prosedur, atau artikel yang dideskripsikan pada naskah dan memberikan hak kepada jurnal untuk pertama kali mempublikasikan naskah dibawah Creative Commons Attribution License yang memperbolehkan orang lain untuk menyebarkan hasil penelitian dengan pengakuan hak cipta penulis dan jurnal.
- Penulis memegang hak untuk mempublikasikan kembali semua atau sebagian hasil penelitian pada naskah lain tetapi tidak memberikan hak kepada pihak ketiga lain untuk mencetak dan mempublikasikan ulang hasil penelitian yang sama.
- Penulis diperbolehkan dan disarankan untuk menginformasikan naskah yang telah terbit secara online (seperti pada repository institusi atau website milik penulis) yang akan meningkatkan produktivitas rujukan dan sitasi dari naskah yang telah terbit.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.








