Design Game Mobile Edukasi Bina Diri untuk Anak Berkebutuhan Khusus Tunagrahita
DOI:
https://doi.org/10.35143/jkt.v9i1.5765Keywords:
Bina Diri, Game Edukasi , TunagrahitaAbstract
Merancang dan membangun game edukasi sesuai dengan kebutuhan pengguna akan meningkatkan aspek dan kebermanfaatan positif dari game tersebut. Siswa tunagrahita memiliki tingkat cederdasan dibawah anak normal. mata pelajaran bina diri di SLB adalah bpelajaran yang diberikan kepada siswa tunagrahita agar mampu melaksanakan kegiatan sehari-hari dan mengurus dirinya sendiri . Tujuan penelitian merancang dan bangun game edukasi sesuai kebutuhan siswa tunagrahita, agar siswa senang dan tertarik belajar bina diri. Penelitian ini dilakukan di SLB Sri Mujinab Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan yaitu Research & Development (R&D), kemudian dilanjut kan dengan analisis kepuasan pengguna melalui kuesioner dan observasi lapangan. Wawancara dan diskusi dengan guru SLB Sri Mujinab dilakukan untuk pengumpulan data. Subjek penelitian adalah 30 orang siswa tunagrahita (10 siswa SD, 10 siswa SMP, 10 siswa SMA) SLB Sri Mujinab Pekanbaru. Perancangan dan pengembangan game telah berhasil dilakukan sesuai kebutuhan siswa tunagrahita dan 100% telah sesuai berdasarkan pengujian UAT dan validasi materi. Hasil pengujian kepuasan pengguna, 90% siswa tunagrahita Sri Mujinab menyatakan lebih suka dan menarik belajar bina diri melalui game.Downloads
References
American Academy of Pediatrics, “Children with Intellectual Disabilities,” 2015. https://www.healthychildren.org/English/health-issues/conditions/developmental-disabilities/Pages/Intellectual-Disability.aspx (accessed Jan. 27, 2022).
W. Novayani, “Learning Impact Role Playing Game Edukasi Terhadap Motivasi Belajar Sejarah Siswa,” vol. 8, no. 1, pp. 94–102, 2022.
K. R. Winatha and I. M. D. Setiawan, “Pengaruh Game-Based Learning Terhadap Motivasi dan Prestasi Belajar,” Sch. J. Pendidik. dan Kebud., vol. 10, no. 3, pp. 198–206, 2020, doi: 10.24246/j.js.2020.v10.i3.p198-206.
D. W. Shaffer and J. P. Gee, How computer games help children learn. NewYork: Palgrave Macmillan US, 2007.
J. P. Gee, “What Video Games Have to Teach Us about Learning and Literacy,” Educ. + Train., vol. 46, no. 4, pp. 175–178, 2004, doi: 10.1108/et.2004.00446dae.002.
Y. M. Shiue, Y. C. Hsu, and Y. C. Liang, “Investigating elementary students’ epistemological beliefs, game preference by applying game-based learning to a history course,” Proc. IEEE Int. Conf. Adv. Mater. Sci. Eng. Innov. Sci. Eng. IEEE-ICAMSE 2016, pp. 460–462, 2017, doi: 10.1109/ICAMSE.2016.7840358.
Y. P. Singh and A. Agarwal, “Teaching Mathematics to Children with Mental Retardation using Computer Games,” vol. 2, no. 1, pp. 44–58, 2013.
W. Novayani and H. Sasmita, “Efektivitas Penggunaan Game Analisis Training terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Induktif Remaja,” Edumatic J. Pendidik. Inform., vol. 4, no. 2, pp. 146–154, 2020, doi: 10.29408/edumatic.v4i2.2683.
S. S. Farooq, H. Rahman, S. A. N. Raza, M. Raees, and S. K. Jung, “Design for Game-based Learning Application: An Effective Integration of Technology to Support Learning,” IEEE Access, vol. 10, no. October, pp. 1–1, 2022, doi: 10.1109/access.2022.3221473.
D. Kuswardhana, S. Hasegawa, and Juhanaini, “The instructional thematic game for children with mild mental retardation: For enhancement of left-right recognition skill,” Int. J. Electr. Comput. Eng., vol. 7, no. 1, pp. 469–478, 2017, doi: 10.11591/ijece.v7i1.pp469-478.
W. Novayani, S. R. Ramadhani, and I. Hartono, “Pengaruh Permainan Mobile Edukasi Terhadap Proses Pembelajaran Berhitung Anak Tunagrahita Ringan,” Edumatic J. Pendidik. Inform., vol. 5, no. 2, pp. 315–324, 2021, doi: 10.29408/edumatic.v5i2.4196.
F. Y. Al Irsyadi, S. L. M. Sholihah, and E. Sudarmilah, “Game Edukasi Merawat Diri Untuk Anak Tunagrahita Tingkat Sekolah Dasar Berbasis Kinect Xbox 360,” Simetris J. Tek. Mesin, Elektro dan Ilmu Komput., vol. 7, no. 2, pp. 693–700, 2016, doi: 10.24176/simet.v7i2.783.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Komputer Terapan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright info for authors
1. Authors hold the copyright in any process, procedure, or article described in the work and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
2. Authors retain publishing rights to re-use all or portion of the work in different work but can not granting third-party requests for reprinting and republishing the work.
3. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License 











